Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Warga RI Juara 1 Konsumsi Mikroplastik, Bagaimana Cara Kuranginya?
    Inspiring You

    Warga RI Juara 1 Konsumsi Mikroplastik, Bagaimana Cara Kuranginya?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Oktober 2024Updated:7 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Plastik ada di mana-mana, termasuk di dalam tubuh manusia karena tertelan bersama makanan. 

    Penelitian dari Environmental Science & Technology menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang paling banyak menelan mikroplastik dan nanoplastik di dunia.

    Para peneliti menemukan masyarakat Indonesia mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik per bulan. Menurut para ahli, jumlah tersebut meningkat sebesar 59 kali lipat selama 1990 hingga 2018. Tak hanya itu, tingkat konsumsi mikroplastik masyarakat Indonesia bahkan mengalahkan Amerika Serikat (AS) yang “hanya” sekitar 2,4 gram per bulan.

    “[Jumlah konsumsi di Indonesia] lebih banyak dibandingkan negara lain dengan sebagian besar partikel plastik berasal dari sumber air seperti makanan laut. Jumlah tersebut merupakan peningkatan konsumsi mikroplastik harian sebesar 59 kali lipat dari 1990 hingga 2018,” tulis laporan studi tersebut.

    Sejumlah penelitian menemukan bahwa mikroplastik masuk ke tubuh manusia karena tertelan lewat makanan. Mikroplastik telah ditemukan di daging ayam, daging sapi, daging babi, tahu, wortel, lobak, hingga gula dan air minum kemasan. 

    Cara mengurangi plastik

    Mengutip CNN Internasional, berikut adalah langkah yang dapat dilakukan orang untuk mengurangi paparan plastik, menurut para ahli.

    · Usahakan untuk tidak memakan apa pun yang disimpan dalam wadah plastik. Carilah makanan yang disimpan dalam wadah kaca, keramik, atau foil.

    · Kenakan pakaian yang terbuat dari kain alami dan belilah produk konsumen yang terbuat dari bahan alami.

    · Jangan memanaskan makanan dalam plastik di microwave. Sebaliknya, panaskan makanan di atas kompor atau dengan memanaskannya dalam wadah kaca.

    · Jika memungkinkan, konsumsilah makanan segar sebanyak mungkin, dan batasi pembelian makanan olahan dan makanan yang diproses secara berlebihan yang dibungkus dalam plastik.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Parle Resto & Cafe, Level up Experience Kuliner Indonesia!





    Next Article



    Waspada! Sayuran dan Makanan ini Rentan Terkontaminasi Mikroplastik



    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.