Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tak Seindah di Drama, Banyak Remaja Korea Ingin Bunuh Diri
    Inspiring You

    Tak Seindah di Drama, Banyak Remaja Korea Ingin Bunuh Diri

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 September 2024Updated:30 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Korea Selatan menemukan peningkatan kasus bunuh diri pada kelompok remaja di bawah usia 20 tahun dalam beberapa tahun terakhir. Gangguan kesehatan mental dan konflik interpersonal diklaim sebagai faktor penyebab peningkatan kasus tersebut.

    MelansirĀ The Korea Herald, Kementerian Kesehatan Korea Selatan mengungkapkan bahwa pada 2023 lalu, jumlah remaja di bawah usia 20 tahun yang dilarikan ke unit gawat darurat rumah sakit akibat percobaan bunuh diri melonjak menjadi 43,3 persen atau 30.665 orang. Sebelumnya alias pada 2019, jumlah percobaan mengakhiri hidup “hanya” sebesar 35 persen atau 21.545 orang.

    Secara khusus, Park Hee-seung dari Partai Demokrat Korea mengatakan bahwa jumlah percobaan bunuh diri pada kalangan anak-anak di bawah usia 10 tahun juga mengalami peningkatan, yaitu naik dari 12 persen pada 2019 menjadi 16,7 persen pada 2023.

    Berdasarkan jenis kelamin, perempuan disebut sekitar dua kali lebih berpotensi untuk mencoba bunuh diri dibandingkan laki-laki. Berdasarkan data pada 2023, perempuan menyumbang angka 64,8 persen dari total, sementara laki-laki 35,2 persen.

    Ada sejumlah faktor yang memicu keinginan untuk bunuh diri bagi individu remaja di Negeri Ginseng, yaitu 36,7 persen akibat kesehatan mental, konflik interpersonal (18,9 persen), dan perselisihan (10,6 persen). Adapun, motif-motif lain termasuk masalah pekerjaan dan sekolah, serta faktor ekonomi.

    Park menekankan, Korea Selatan perlu memperluas perawatan darurat dan tindak lanjut jika terjadi upaya percobaan bunuh diri.

    “Sangat penting untuk menciptakan lingkungan di mana pelaku percobaan bunuh diri dapat menerima perawatan lanjutan,” kata Park, dikutip Senin (30/9/2024).

    Park menyebut, masalah kesehatan mental dan konflik interpersonal adalah penyebab utama percobaan bunuh diri. Maka dari itu, meningkatkan keterlibatan komunitas sangat diperlukan.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Daya Beli Ambruk, Bisnis Klinik Kecantikan Laju Terus





    Next Article



    Fenomena Warga Korea Pelihara Batu untuk Halau Kesepian



    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.