Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ingin Punya Anak Sukses, Orang Tua Jangan Katakan 4 Kalimat Ini
    Inspiring You

    Ingin Punya Anak Sukses, Orang Tua Jangan Katakan 4 Kalimat Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman29 September 2024Updated:29 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Orang tua punya pengaruh besar dalam menentukan kesuksesan anak di masa depan. Salah satu yang berpengaruh adalah cara mendidik yang menjadi faktor penting bagi pembentukan karakter anak-anak.

    Untuk itu, orang tua harus selalu belajar menjadi pembimbing yang baik bagi anak mereka. Salah satunya tidak mengatakan beberapa kalimat kepada anak.

    Berikut 4 kalimat yang jangan dikatakan di hadapan anak-anak:

    “Tidak boleh main sepulang sekolah sampai nilai kamu meningkat”

    Orang tua terkadang tak memahami keinginan dan cita-cita anak. Mereka cenderung memaksakan kehendaknya sendiri.

    Tidak semua anak memiliki keinginan pintar dalam akademis. Jadi sebaiknya dukung aktivitas bermain mereka juga agar bisa membantu anak bersosialisasi dan membuat aturan serta kesepakatan.

    “Ayah-ibu akan memberimu uang jika kamu mendapat nilai bagus”

    Menjadikan uang sebagai hadiah saat anak mencapai sesuatu, seperti nilai bagus dan menyelesaikan tugas sekolah, ternyata tidak disarankan. Karena ini menandakan orang tua berfokus hanya pada prestasi dan nilai memuaskan, membuat potensi anak layu bahkan sebelum berkembang.

    Jangan lupa orang tua perlu mendukung perkembangan anak dari segala aspek. Dengan begitu, mereka bisa bertumbuh menjadi orang dengan pribadi yang utuh dan positif.

    “Ayah/ibu tidak percaya kamu, jadi ayah/ibu mengecek PR kamu dan memperbaiki kalau ada yang salah”

    Dukungan perlu dilakukan oleh para orang tua. Termasuk menekankan pentingnya bertanggung jawab atas apa yang anak-anak lakukan.

    Sebagai contoh, pemilik Mutual Mobile bernama John Arrow mengatakan dia pernah menulis surat kabar dengan teman-temannya saat kelas lima. Surat kabar itu terjual habis, namun ternyata gagal dalam pengecekan fakta.

    Masalah itu membuat kepala sekolah marah dan teman-temannya mendapatkan masalah dari orang tuanya. Namun sebaliknya orang tua John tertawa dan memintanya memperbaiki kesalahan.

    “Mengetahui orang tua saya akan mendukung saya, bahkan ketika pihak sekolah menentang saya, membuat saya bekerja lebih keras untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka sudah membuatkan keputusan yang benar karena mempercayai saya,” kata John.

    “Ayah/ibu memberi tambahan uang saku supaya kamu bisa membeli apapun yang kamu mau”

    Memberikan semua yang diinginkan anak juga tidak baik. Ini merupakan sumber dampak negatif yang akan muncul.

    Anak tidak belajar soal konsep dan sikap tanggung jawab. Mereka yang terbiasa dimanja juga akan menjadi pribadi yang malas, tidak termotivasi dan mudah marah saat keinginannya tidak terpenuhi.

     

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Daya Beli Ambruk, Bisnis Klinik Kecantikan Laju Terus




    Next Article



    Mau Punya Anak Sukses? Orangtua Jangan Katakan 4 Kalimat Ini



    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.