Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada Penyakit Jantung Banyak Menyerang Anak Muda, Ini Penyebabnya
    Inspiring You

    Waspada Penyakit Jantung Banyak Menyerang Anak Muda, Ini Penyebabnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 September 2024Updated:23 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Mengutip laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2021, jumlah kematian akibat penyakit jantung secara global mencapai hingga 18,6 juta setiap tahunnya.

    Spesialis Jantung, dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K) mengatakan bahwa angka kematian tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 24,2 juta pada tahun 2030. Di antara berbagai penyakit jantung, penyakit jantung iskemik berkontribusi terhadap persentase kematian tertinggi.

    “Penyakit jantung atau kardiovaskular masih menjadi berita buruk karena merupakan pembunuh nomor satu. Penyakit jantung iskemik berkontribusi terhadap 8,9 juta kematian di tahun 2019 di dunia,” kata dr Radityo saat acara Press Briefing Hari Jantung Sedunia 2024 oleh Kementerian Kesehatan RI, Senin (23/9/2024).

    Lebih lanjut ia mengatakan bahwa lebih dari 3/4 kematian akibat penyakit kardiovaskuler terjadi di negara berkembang yang berpenghasilan rendah sampai sedang.

    Sementara itu, berdasarkan Riskesdas 2018, di Indonesia penyakit jantung menduduki peringkat ke-2 setelah penyakit stroke. Diperkirakan setidaknya sebanyak 4,2 juta orang di Indonesia memiliki penyakit jantung.

    Berdasarkan diagnosis dokter, kasus ini meningkat 1,5 persen pada 2018 di mana pada 2013 sebesar 0,5 persen. Tren penyakit jantung sendiri menurut Radityo tidak lagi karena faktor usia.

    Penyakit jantung saat ini juga banyak menyerang kalangan muda. Ini disebabkan adanya perubahan gaya hidup dan faktor risiko.

    Adapun umumnya, penyakit jantung dipicu oleh perilaku hidup tidak sehat mulai dari kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tidak sehat, kebiasaan merokok, obesitas, darah tinggi, kolesterol tinggi di usia muda hingga faktor stres.

    “Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun setiap tahunnya sebanyak 2 persen yakni tahun 2000 hingga 2016. Peningkatan penyakit jantung di usia muda didominasi oleh penyakit jantung koroner dengan rentang usia 16-50 tahun,” papar Radityo.

    Apa itu penyakit jantung koroner?
    Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit jantung yang mengalami peningkatan di kalangan muda. Penyakit jantung koroner adalah kondisi ketika pembuluh darah koroner yang menyuplai darah ke jantung mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh sumbatan atau penyempitan pembuluh darah koroner akibat deposit kolesterol atau peradangan.

    Kondisi ini tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Perawatan penyakit jantung koroner bergantung pada seberapa parah penyakit, gejala, dan kondisi kesehatan pasien.

    Gejala yang sering dirasakan seperti nyeri di area dada, tapi juga dapat menjalar ke leher, rahang, bahu, tangan kiri, punggung, bahkan perut bagian kiri. Lalu, muncul keringat dingin, rasa mual, muntah, dan mudah merasa lelah.

    Irama denyut jantung mulai tidak stabil bahkan menyebabkan jantung terhenti yang bila tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Hampir 20 Juta Orang Indonesia Kena Diabetes





    Next Article



    6 Ciri Gejala Jantung pada Pria, Apa Saja?



    Inspirasi Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.