Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Ilmiah Wanita Lebih Panjang Umur Ketimbang Pria, Ini Kata Pakar
    Inspiring You

    Alasan Ilmiah Wanita Lebih Panjang Umur Ketimbang Pria, Ini Kata Pakar

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman16 September 2024Updated:16 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Wanita umumnya memiliki harapan hidup yang lebih lama ketimbang pria. Kecenderungan ini tampak di beberapa negara seperti Inggris dan Rusia.

    Laporan menunjukkan rata-rata wanita di Inggris hidup lebih lama 4 tahun ketimbang pria. Lantas wanita Rusia rata-rata punya umur 11 tahun lebih panjang dibandingkan dengan pria.

    Ada banyak faktor yang memengaruhi usia seseorang, misalnya gaya hidup. Kendati demikian, secara ilmiah ada pejelasan terkait gen di dalam tubuh wanita dan pria.

    Wanita memiliki 2 salinan kromosom X di setiap sel, sementara pria punya 1 kromosom X dan 1 kromosom Y. Dengan begitu, ketika satu gen pada kromosom X wanita rusak, masih ada salinan cadangan yang sehat.

    Di sisi lain, ketika gen pada kromosom X pria rusak, mereka tak punya cadangan lain. Alhasil, ini menyebabkan pria lebih berisiko terhadap penyakit.

    Sejak masih berbentuk bola sel, pria dilaporkan lebih rentan ketimbang wanita. Bayi laki-laki memiliki risiko 20% lebih besar untuk meninggal dalam kandungan.

    Pakar penuaan Prof David Gems di University College London menjelaskan, angka kematian pada pria bahkan makin melonjak ketika masuk masa pubertas.

    Salah satu faktornya adalah perilaku pria yang lebih berisiko. Walaupun begitu, penelitian menunjukkan, masalah jangka panjang disebabkan oleh perubahan fisik dalam tubuh yang disebabkan oleh hormon testosteron.

    Sebuah penelitian pada 2012 terhadap catatan dari Korea pra-abad ke-19 menunjukkan kasim yang dikebiri saat masih anak laki-laki sebelum lonjakan testosteron pada masa pubertas, hidup 14 hingga 19 tahun lebih lama daripada orang-orang sezamannya, dikutip dari detikedu, Senin (16/9/2024).

    Dengan perbedaan harapan hidup yang sangat terkait dengan hormon dan genetika, tampaknya tidak mungkin pria akan menutup kesenjangan tersebut sepenuhnya. Namun, kabar baiknya adalah tidak semua penuaan kita disebabkan faktor yang telah ditentukan sebelumnya.

    Kesenjangan harapan hidup antara kedua jenis kelamin di Rusia misalnya, dianggap disebabkan oleh budaya minum alkohol dan merokok yang berlebihan. Karena budaya dapat berubah, kedua jenis kelamin dapat hidup lebih sehat dengan genetika yang mereka miliki.

    Sementara itu, kemajuan dalam pengobatan penyakit semestinya dapat membantu manusia untuk menutup kesenjangan harapan hidup tersebut lebih jauh.

    Demikian penjelasan ilmiah soal usia wanita cenderung lebih panjang ketimbang pria. Semoga bermanfaat!

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi & Prospek Cuan Bisnis Vegan Body Care

    Gaya Hidup Terkini Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.