Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada, Ini Daftar 10 Kelompok yang Rentan Tertular Mpox
    Inspiring You

    Waspada, Ini Daftar 10 Kelompok yang Rentan Tertular Mpox

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 September 2024Updated:7 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Penularan wabah cacar monyet atau Mpox semakin mengkhawatirkan. Sebelumnya, pada 14 Agustus 2024 lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat internasional terkait Mpox akibat lonjakan kasus varian terbaru Mpox, yakni Clade IB di Republik Demokratik Kongo dan penyebarannya ke negara-negara tetangga.

    Cacar monyet sendiri bisa menular melalui kontak erat, sentuhan kulit, dan hubungan seksual hingga melalui cairan droplet.

    Ada beberapa kelompok orang yang paling rentan dan berisiko tertular cacar monyet. Orang-orang ini tentunya harus waspada menjaga diri mereka sebaik mungkin.

    Mengutip dari laman resmi dan siaran radio Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), setidaknya ada 10 kelompok yang paling berisiko terjangkit penyakit zoonosis tersebut, yakni.

    1. Lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL)

    2. Individu yang sering berganti pasangan seks

    3. Orang yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Mpox dalam dua pekan terakhir

    4. Anak-anak, termasuk bayi baru lahir dan berusia di bawah lima tahun

    5. Tenaga kesehatan yang menangani pasien Mpox

    6. Petugas laboratorium pemeriksa spesimen Mpox

    7. Orang dengan gangguan kekebalan tubuh atau imunitas rendah

    8. Lansia

    9. Ibu hamil dan menyusui

    10. Orang yang suka mengonsumsi daging hewan liar

    Dokter spesialis kulit dan kelamin, Ni Luh Putu Pitawati mengungkapkan bahwa saat ini, orang yang memiliki tingkat daya tahan tubuh yang belum sempurna hingga rendah, seperti bayi; anak di bawah lima tahun; ibu hamil dan menyusui; serta lansia menjadi kelompok yang berisiko tinggi tertular Mpox.

    Selain itu, dr. Ni Luh yang kini praktik di RSPI Prof. DR Sulianti Saroso itu juga menyebut, individu yang kerap mengonsumsi daging hewan liar juga berisiko terjangkit Mpox. Terlebih jika daging yang dimakan tidak dimasak hingga matang sempurna.

    “Kita, kan, tidak tahu apakah hewan itu aman dari virus. Sebab, virus ini, kan, juga awalnya berasal dari hewan liar,” kata dr. Ni Luh dalam siaran radio Kemenkes RI.

    Terbaru, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan vaksin Mpox kepada lima kelompok prioritas sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni LSL, individu yang sering berganti pasangan seks, orang yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Mpox dalam dua pekan terakhir, tenaga kesehatan yang menangani pasien Mpox, dan petugas laboratorium pemeriksa spesimen Mpox.

    “Sampai saat ini, anak-anak tidak termasuk dalam sasaran yang akan diberikan vaksin Mpox. Namun, petugas kesehatan yang melakukan penanganan kasus Mpox akan diberikan [vaksin] untuk memberi perlindungan dari tertularnya infeksi virus Mpox,” jelas dr. Prima.

    Sebelumnya, pada 14 Agustus 2024 lalu WHO mengumumkan keadaan darurat internasional terkait Mpox akibat lonjakan kasus varian terbaru Mpox, yakni Clade IB di Republik Demokratik Kongo dan penyebarannya ke negara-negara tetangga. Menurut organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu, Clade IB lebih cepat menyebar dan lebih dikhawatirkan karena memiliki potensi penularan yang lebih luas terhadap berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak.

    Melansir dari Reuters, ada tujuh negara yang telah melaporkan kasus varian baru Mpox, Clade IB, yakni Republik Demokratik Kongo, Swedia, Thailand, Burundi, Kenya, Rwanda, dan Uganda.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Arab Saudi Imbang Lawan Timnas Garuda, Roberto Mancini Kecewa




    Next Article



    Penyakit Cacar Monyet Muncul Lagi, Satu Pasien Meninggal



    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.