Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Daftar 7 Crazy Rich Dunia yang Ogah Wariskan Harta ke Anak
    Inspiring You

    Daftar 7 Crazy Rich Dunia yang Ogah Wariskan Harta ke Anak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Agustus 2024Updated:20 Agustus 2024Tidak ada komentar5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    JakartaDexpert.co.id – Sebagian besar orang tua berencana untuk mewariskan beberapa atau bahkan seluruh harta kekayaannya untuk anak. Namun ternyata, hal ini tidak diterapkan oleh orang-orang terkaya di dunia, seperti Mark Zuckerberg, Warren Buffett, hingga Bill Gates.

    Bukan tanpa alasan atau pelit, keputusan ini diambil oleh sederet orang kaya di dunia karena mereka tak ingin anak-anaknya tumbuh sebagai sosok yang hanya mengandalkan warisan hasil kerja keras orang tua. Sebaliknya, mereka ingin sang buah hati mandiri, tidak malas, dan mau bekerja keras untuk menambah pundi-pundi kekayaan.

    Alasan para orang kaya tersebut memang tidak salah. Sebab, tak jarang ditemukan orang yang malas bekerja dan berjuang untuk bertahan hidup karena sudah mengetahui bahwa orang tuanya yang kaya raya pasti bakal mewariskan harta kekayaan untuk mereka.

    Lantas, siapa saja sosok orang kaya yang ogah mewariskan harta kekayaannya untuk sang anak? Lalu, kemanakah harta kekayaannya akan berakhir? Berikut ulasannya, melansir dari berbagai sumber.

    1. Bill Gates




    Foto: ist Saka Energi
    Bill Gates

    Pendiri Microsoft Bill Gates adalah merupakan sosok filantropis yang rendah hati. Ia berencana untuk meneruskan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan amal.

    Usai bercerai dengan Melinda, ada perubahan ahli waris di keluarga itu. Konon, pengajuan cerai dari pihak Melinda memberikan syarat bahwa ia dapat mengubah warisan untuk ketiga anaknya.

    Oleh karena itu, kepastian dari warisan untuk anak-anak Bill dan Belinda mereka belum dikonfirmasi lebih lanjut. Hanya saja, uang yang sempat direncanakan sebelumnya dinyatakan bukan sebagai bentuk bantuan terhadap anak, melainkan karena kemauan dari Bill dan Melinda saja.

    2. Mark Zuckerberg

    Pendiri raksasa media sosial Facebook sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg terkenal sebagai tokoh yang sering beramal. Bersama istrinya Prisccilla Chan, Zuckerberg memiliki dua anak yang diberi nama Max dan August.

    Dalam sebuah pengumuman pada 2015 lalu, Zuckerberg pernah menulis bahwa ia dan istrinya akan mendonasikan 99 persen saham mereka di perusahaan untuk badan amal.

    “Kami ingin kamu tumbuh di dunia yang lebih baik dari saat ini. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk menjadikannya kenyataan, bukan hanya karena kami menyayangimu, tapi juga karena kami memiliki tanggung jawab moral kepada semua anak di generasi selanjutnya,” kata Zuckerberg, dikutip Selasa (20/8/2024).

    Zuckerberg dan istrinya mendirikan Chan-Zuckerberg Initiative (CZI) yang bertujuan memajukan potensi manusia dan mewujudkan kesempatan yang setara.

    3. Warren Buffett

    Buffet pernah mengatakan bahwa ia ingin memberi anak-anaknya “harta yang cukup sehingga mereka merasa bisa melakukan apa saja, tetapi tidak terlalu banyak sehingga mereka tidak ingin melakukan apa-apa.”

    Menurut laporan The Washington Post, Buffett tetap memiliki rencana untuk kedua anaknya, yakni memberikan yayasan senilai US$2 miliar atau sekitar Rp30,6 triliun (asumsi kurs Rp15.484/US$).

    Investor legendaris dan CEO Berkshire Hathaway ini juga mendirikan kampanye The Giving Pledge bersama Bill Gates, yakni sebuah janji yang dibuat oleh individu dan keluarga terkaya di dunia untuk mendedikasikan sebagian besar kekayaan mereka untuk tujuan amal.

    Sosok berusia 92 tahun itu menyebut filantropinya sebagai “perbuatan termudah di dunia” karena “memberi itu tidak menyakitkan dan mungkin mengarah pada kehidupan yang lebih baik bagi Anda dan anak-anak Anda.”

    4. Michael Bloomberg

    Michael Bloomberg menjadi seorang miliarder keempat yang berencana memberikan kekayaannya untuk amal, bukan kepada putrinya. Mantan Wali Kota New York ini menyatakan dalam suratnya bahwa ia akan menyumbangkan sekitar US$34 miliar atau sekitar Rp526,4 triliun kekayaannya untuk Bloomberg Philanthropic Foundation.

    Bloomberg juga menyebutkan bahwa ia tidak akan mewariskan semua kekayaannya kepada kedua putrinya.

    “Jika Anda ingin melakukan sesuatu untuk anak-anak Anda dan menunjukkan betapa Anda mencintai mereka, satu-satunya hal terbaik sejauh ini adalah mendukung organisasi yang akan menciptakan dunia yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka,” kata Bloomberg.

    5. Reed Hastings

    Pendiri Netflix, Reed Hastings memiliki dua anak bersama istrinya, Patricia Quillin. Pada 2021, ia menyumbangkan US$120 juta atau sekitar Rp1,85 miliar kepada sejumlah universitas yang bersejarah di Amerika Serikat (AS). Selain itu, Hastings juga telah menggalang dana US$100 juta atau sekitar Rp1,54 miliar di Silicon Valley Community Foundation yang berfokus pada pendidikan.

    Dia juga sepakat untuk bergabung dengan The Giving Pledge untuk melakukan pengurangan warisan secara signifikan untuk anak-anaknya.

    6. Ted Turner

    Ted Turner, pemilik perusahaan media CNN, telah menandatangani The Giving Pledge. Dia sendiri juga pernah menyumbangkan harta senilai US$1 miliar atau sekitar Rp15,4 triliun ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Turner, yang telah menikah dan bercerai tiga kali, memiliki lima anak yang tidak akan mewarisi semua kekayaan bersihnya yang bernilai fantastis. Menurut CNN, Turner “termasuk di antara 40 miliarder yang menjanjikan setengah atau lebih dari kekayaan mereka untuk amal melalui kampanye The Giving Pledge.”

    7. George Lucas

    Pencipta Star Wars, George Lucas, telah menjual perusahaannya Lucasfilm ke Disney yang memberinya keuntungan sekitar US$4 miliar. Tak lama setelah itu, Lucas mengumumkan bahwa sebagian besar kekayaannya akan digunakan untuk filantropi pendidikan.

    “[Pendidikan] adalah kunci untuk kelangsungan hidup umat manusia. Kita harus merencanakan masa depan kolektif kita – dan langkah pertama dimulai dengan aksi sosial, psikologis, dan intelektual yang kita berikan kepada anak-anak kita,” tulis Lucas melalui pernyataan.

    Lucas juga berjanji untuk memberikan setengah dari kekayaannya untuk amal melalui The Giving Pledge.

    Lucas memiliki empat anak. Tiga anaknya diadopsi, dan anak keempat lahir dari ibu pengganti (surogasi). Untuk melanjutkan cita-citanya membantu dalam mendidik anak-anak, ia juga mendirikan The George Lucas Educational Foundation.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Laris Manis Bisnis Klink Kecantikan Kekinian Saat Daya Beli Tertekan

    Ide Sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.