Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah kebangkitan pasca pandemic covid-19, bisnis kecantikan dihadapkan dengan berbagai gejolak ekonomi, seperti tren pelemahan rupiah hingga daya beli masyarakat yang stagnan. Lantas bagaimana industri kecantikan menghadapi hal tersebut?
Chief Marketing Officer ZAP Feriani Chung menuturkan meski ada gejolak ekonomi, tidak ada penurunan konsumsi dari customer. Pasalnya, perawatan kecantikan sudah menjadi gaya hidup masyarakat.
