Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Rupiah Anjlok, Turis Asing Tiba-tiba Ramai ‘Serbu’ RI
    Inspiring You

    Rupiah Anjlok, Turis Asing Tiba-tiba Ramai ‘Serbu’ RI

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Juli 2024Updated:1 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah beberapa pekan terakhir turut memicu lonjakan kedatangan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia.

    Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), wisman yang datang ke Indonesia per Mei 2024 sebanyak 1,13 juta orang, naik 7,35% dibanding bulan sebelumnya, dan naik 20,11% dibanding Mei 2023 sebanyak 953,71 ribu orang.

    “Penelitian menunjukkan bahwa dampak penetapan harga dolar AS lebih kuat bagi negara-negara wisman yang memiliki pinjaman dolar lebih tinggi,” kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Habibullah di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2024).

    Meski begitu, Habibullah menegaskan bahwa pengaruh nilai tukar rupiah terhadap total kunjungan wisman itu hanya salah satu faktor dari banyaknya faktor lain. Yakni, masuknya musim liburan secara internasional, seperti hari libur perayaan waisak.

    “Kalau dilihat peningkatan jumlah wisman di Mei 2024 dibanding bulan sebelumnya secara umum dikarenakan adanya momen libur internasional di Mei, seperti perayaan waisak. Nilai tukar rupiah hanya salah satu faktor,” tegasnya.

    BPS mencatat, jumlah kunjungan wisman per Mei 2024 sudah hampir mendekati masa sebelum merebaknya Pandemi Covid-19. Pada Mei 2019 jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,24 juta kunjungan.

    Total jumlah kunjungan wisman per Mei 2024 yang sebesar 1,14 juta itu terdiri dari data yang melalui pintu masuk utama sebanyak 987,7 ribu sedangkan yang melalui pintu masuk perbatasan 157,8 ribu.

    Untuk data wisman yang melalui pintu masuk utama telah melampai masa sebelum Covid-19 per Mei 2019 yang hanya 959,83 ribu, sedangkan yang melalui pintu masuk perbatasan masih jauh di bawahnya karena periode itu 289,71 ribu.

    Berdasarkan kebangsaannya, per Mei 2024 mayoritas berasal dari Malaysia dengan porsi 17,5% dari total wisman periode itu. Diikuti Australia 12%, Singapura 97%, China 8,6%, India 7,1%, Timor Leste 5,2%, Amerika Serikat 3,2%, Inggris 3%, Prancis 2,9%, dan Korea Selatan 28%.

    Sebagaimana diketahui, rupiah beberapa pekan lalu memang terus bergerak di kisaran atas Rp 16.400, namun saat ini berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan Senin (1/7/2024) dibuka di level Rp 16.345/US$, menguat 0,15% dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

    Saksikan video di bawah ini:

    Daya Beli Melemah, Bisnis Kecantikan RI Tetap Semringah?




    Next Article



    Bukti Baru Warga RI Malas Menikah: Angka Perkawinan Merosot



    (arm/mij)

    Never Give Up Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.