Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ternyata Ini Penyebab Banyak Jamaah Haji Meninggal di Arab Saudi
    Inspiring You

    Ternyata Ini Penyebab Banyak Jamaah Haji Meninggal di Arab Saudi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Juni 2024Updated:11 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Studi mengungkapkan faktor yang diduga menyebabkan puluhan jamaah haji meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

    Melansir dari Arab News, sebuah studi terbaru yang dilakukan di bawah kepemimpinan pusat penelitian dan inovasi King Faisal Specialist Hospital and Research Center (KFSHRC) menemukan bahwa suhu di Makkah, Arab Saudi mengalami peningkatan, terutama selama musim haji.

    Menurut laporan Saudi Press Agency, studi yang dipublikasikan pada awal tahun dalam Journal of Travel Medicine ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara peningkatan suhu lingkungan selama pelaksanaan haji dan tingkat infeksi dengan risiko kesehatan terkait.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berdasarkan laporan studi yang sama, suhu di Makkah meningkat sebesar 0,4 derajat Celsius per-10 tahun. Meskipun demikian, kasus heatstroke diklaim menurun sebesar 74,6 persen dan angka kematian turun sebesar 47,6 persen.

    Berdasarkan hasil studi itu, KFSHRC juga menyarankan sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat panas bagi jemaah haji, yakni penggunaan kipas angin dan kolom kabut air di ruangan terbuka, pembagian air dan payung, hingga meningkatkan jumlah transportasi dengan AC.

    Jika mengacu pada hasil studi tersebut, salah satu penyebab meninggalnya puluhan jemaah haji asal Indonesia kemungkinan besar akibat peningkatan suhu selama musim haji.

    Namun, berdasarkan data terakhir Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) hingga Kamis (6/6/2024), ada beberapa penyebab jemaah haji asal Indonesia wafat, yakni.

    1. Penyakit jantung koroner (PJK)

    2. Syok kardiogenik

    3. Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS)

    4. Aritmia jantung

    5. Severe Sepsis with Septic Shock (sepsis dengan syok septik)

    6. Pneumonia

    7. Intracerebral haemorrhage (pendarahan otak)

    8. Pulmonary Embolism (emboli paru)

    9. Shock Hypovolemic (syok hipovolemik)

    10. Malignant neoplasm, abdomen (kanker)

    11. Encephalopathy Uremikum (komplikasi akibat gangguan ginjal)

    Sebagai informasi, Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengungkapkan bahwa sebanyak 54 jemaah haji asal Indonesia meninggal di Tanah Suci. Adapun, lokasi meninggal jemaah terbanyak berada di Makkah, yakni sebanyak 32 orang.

    “Jemaah yang wafat berjumlah 54 orang, dengan rincian wafat di Embarkasi empat orang, di Madinah 16 orang, di Makkah 32 orang; dan wafat di Bandara berjumlah dua orang. Seluruh jemaah wafat akan dibadalhajikan,” jelas Widi, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Agama (Kemenag RI).



    Artikel Selanjutnya


    Arab Bikin Kereta Mewah Dream of The Desert, Lintasi Gurun Pasir

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.