Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Banyak Anak Muda Ogah Kuliah Mau Langsung Kerja, Ini Alasannya
    Inspiring You

    Banyak Anak Muda Ogah Kuliah Mau Langsung Kerja, Ini Alasannya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Mei 2024Updated:24 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah laporan menunjukkan banyak anak muda yang mulai enggan meneruskan kuliah. Salah satunya karena biaya.

    Laporan National Student Clearinghouse Research Center menyebutkan jumlah anak SMA yang tidak melanjutkan pendidikannya kian banyak sejak pandemi lalu. Jumlah angkatan 2024 hanya 900 ribu lebih sedikit dari yang mendaftar pada 2020.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, laporan dari Pew Research Center mengatakan 22% orang mengatakan biaya kuliah yang sebanding dengan menanggung utang pendidikan.

    Analis dari Pew yang dikutip CNBC Internasional menyebutkan kondisi pekerjaan mereka yang tanpa gelar sarjana juga jauh lebih baik. Dari tahun 1970 yang cenderung rendah akhirnya berubah sejak satu dekade lalu.

    Menurut peneliti senior dari Pew, Richard Fry, pengangguran saat itu turun secara drastis. Peluang bagia pekerja berusia 25-34 tahun juga terus meningkat.

    “Pasar tenaga kerja sangat ketat sekarang dan ini khususnya menguntungkan untuk pekerja berpendidikan rendah,” kata dia, dikutip Jumat (24/5/2024).

    Fenomena ini juga dihadapkan oleh mendapatkan uang atau investasi dalam pendidikan. Pasar tenaga kerja juga dilaporkan mengalami kekurangan.

    “Pilihan masyarakat untuk calon mahasiswa ini, mendapatkan uang layak sekarang atau investasi dalam gelar, diwarnai dengan kekurangan tenaga kerja,” kata pendiri dan Presiden Lakhani Coaching, Hafeez Coaching.

    Namun mereka yang memegang gelar sarjana juga tak sepenuhnya tidak beruntung. Sebab Pew mengungkapkan pendapatkan para sarjana mengalami kenaikan dalam periode yang sama.

    Bank Sentral New York melaporkan gaji mereka lulusan perguruan tinggi (usia 22-27 tahun) 67% lebih tinggi dari mereka yang memegang ijazah SMA.

    (fab/fab)


    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.