Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Seluruh Hotel Dekat Borobudur Ludes Terpesan Jelang Waisak
    Inspiring You

    Seluruh Hotel Dekat Borobudur Ludes Terpesan Jelang Waisak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman17 Mei 2024Updated:17 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menargetkan sebanyak 300 ribu wisatawan meramaikan perayaan puncak Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE pada Kamis (23/5/2024) mendatang.

    Target kunjungan wisatawan saat perayaan hari raya umat Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah itu disampaikan oleh Sandi dalam seremoni pelepasan 40 Bhikkhu (biksu) untuk melaksanakan ritual Thudong di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

    “Dihadiri oleh 40 Bhikkhu Thudong asal Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, ada 20 ribu umat Buddha, dan target 200 ribu sampai 300 ribu wisatawan yang akan berkumpul di destinasi super prioritas Borobudur,” ujar Sandi dalam sambutannya di Gedung Sasono Utomo, TMII, Selasa (14/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sandi mengharapkan puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE ini mampu memberikan keberkahan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar Candi Borobudur. Ia mengungkapkan, seluruh akomodasi penginapan bahkan sudah habis terpesan.

    “Setiap acara Waisak ini seluruh hotel, homestay, sampai desa-desa wisata di sekeliling Balkodes (Balai Ekonomi Desa) yang ada di seputaran Borobudur habis terpesan,” ungkap Sandi.

    “Ini membuka lapangan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat,” sambungnya.

    Secara rinci, Menparekraf menyebutkan bahwa akomodasi penginapan, yakni hotel dan homestay yang sudah penuh terpesan adalah yang terletak di lingkar satu alias terdekat dengan Candi Borobudur. Namun, penginapan di kawasan lain diklaim masih tersedia.

    “Di lingkar satu, desa wisata, hingga homestay sudah habis terpesan, tapi ada beberapa penyangga di Magelang dan di sekitar Yogyakarta, Kulon Progo, Sleman masih menyediakan kamar,” jelas Sandi.

    Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan bahwa puncak perayaan Waisak di candi Buddha terbesar di dunia ini diharapkan mampu membuat para wisatawan menghasilkan pengeluaran (spending) hingga US$2 ribu atau sekitar Rp31,8 juta (asumsi kurs Rp15.914/US$).

    “Kita melihat ini keberkahan yang dihasilkan dari segi dampak ekonominya cukup luas. Makanya kita harus menghitung betul, enggak bisa kita sampaikan hanya 15-20 persen,” tutur Sandi.

    “Mancanegara dengan total target spending antara US$1.500 sampai US$2 ribu, tapi kita harus betul-betul hitung karena ini akan menjadi acuan di tahun-tahun mendatang,” sambungnya.

    Sebagai informasi, sebanyak 44 Bhikkhu akan melaksanakan ritual Thudong dalam rangka merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE. Perjalanan akan diawali dari TMII menuju Candi Borobudur dan diakhiri di Candi Muaro Jambi.



    Artikel Selanjutnya


    Ed Sheeran Konser di Jakarta, Negara Bisa Untung Rp150 Miliar

    (rns/rns)


    Berani sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.