Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Miris, Stray Kids Jadi Sasaran Rasisme di Met Gala 2024
    Inspiring You

    Miris, Stray Kids Jadi Sasaran Rasisme di Met Gala 2024

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Mei 2024Updated:9 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Boyband asal Korea Selatan, Stray Kids mendapat tindakan kurang menyenangkan berupa ujaran rasisme saat menghadiri Met Gala 2024 pada Senin (6/5/2024) waktu Amerika Serikat (AS).

    Melansir dari The Korea Herald, ujaran rasisme terhadap Stray Kids disampaikan oleh para fotografer Barat di salah satu acara terbesar dan bergengsi dalam dunia fesyen itu. Celetukan para fotografer menyinggung bentuk fisik para anggota boyband di bawah naungan JYP Entertainment itu.

    Ujaran rasisme itu berawal ketiga delapan anggota Stray Kids hadir di The Metropolitan Museum of Art, New York sebagai Brand Ambassador Tommy Hilfiger. Pada saat itu, mereka kompak mengenakan pakaian rancangan Tommy Hilfiger dengan warna khas merek tersebut, yakni putih, merah, dan biru dengan aksen warna emas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Serupa dengan tamu undangan lainnya, Stray Kids pun berpose di depan kamera saat sesi berfoto. Namun, para fotografer justru melontarkan kalimat bernada ejekan kepada seluruh member

    “Sebelumnya saya belum pernah melihat ada banyak wajah tanpa emosi (ekspresi) dalam hidup saya,” kata salah satu fotografer, dikutip Kamis (9/5/2024).

    Tak hanya satu, fotografer lainnya pun turut mengomentari penampilan fisik Bang Chan, I.N, Lee Know, Hyunjin, Han, Felix, Changbin, dan Seungmin dengan nada rasis.

    “Mereka robot,” ujar salah satu pengabdi momen.

    “Arigato,” timpal fotografer lainnya.

    “Semua orang ayo loncat,” kata salah satu fotografer saat memberi aba-aba yang diduga bermakna mengejek tinggi badan para anggota Stray Kids.

    Menanggapi fenomena tersebut, kritikus musik, Kim Do-heon mengungkapkan bahwa Stray Kids bukanlah selebriti Asia pertama yang menghadapi rasisme. Sebelumnya, BLACKPINK dan BTS juga pernah mengalami hal serupa.

    Menurut Kim Do-heon, hal ini menunjukkan bahwa popularitas K-pop di dunia internasional yang semakin meroket tidak memberikan pengaruh apapun terhadap sikap rasisme dari berbagai pihak.

    “Suatu kesalahan jika berpikir bahwa meningkatkan popularitas K-pop akan melindungi artisnya dari rasisme,” tegas Kim Do-heon.

    “K-pop masih tergolong genre minor di AS dan hanya populer pada kalangan penggemar inti di sana,” lanjutnya.

    Sebelum Stray Kids, sejumlah idol Kpop pernah mendapat kesempatan hadiri Met Gala, seperti Rosé BLACKPINK saat Met Gala 2021, Johnny NCT di Met Gala 2022, dan Jennie BLACKPINK dalam Met Gala 2023 dan 2024.

    (rns/rns)


    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.