Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jangan Sepelekan, Ini Faktor Risiko Penyebab Tekanan Darah Tinggi
    Inspiring You

    Jangan Sepelekan, Ini Faktor Risiko Penyebab Tekanan Darah Tinggi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman2 Mei 2024Updated:4 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kondisi darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan. Jika tidak diatasi dengan baik, ini dapat menyebabkan kematian.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Seseorang bisa dikatakan mengalami darah tinggi jika angka tekanan darah sistolik dari pengukuran selama dua kali berturut-turut memperlihatkan hasil yang lebih besar dari 140 mmHg, dan/atau angka tekanan darah diastolik menunjukkan hasil yang lebih besar dari 90 mmHg.

    Hipertensi merupakan istilah medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Menurut Kementerian Kesehatan, sebanyak tiga dari 10 orang menyandang hipertensi.Untuk itu, penting mewaspadai faktor risiko penyebab terjadinya hipertensi. Faktor risiko merupakan berbagai hal yang menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena suatu penyakit.

    Anggota Tim Kerja Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan dr. Fatcha Nuraliyah, MKM, mengatakan, pola makan yang tidak baik bisa menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi.

    “Pola makan yang tidak sehat biasanya mengonsumsi kandungan garam, lemak melebihi batas normal perhati. Serta kurangnya aktivitas fisik yang membuat kapasitas jantung menjadi rendah, sehingga jantung perlu memompa lebih berat untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh yang berujung tingginya tekanan darah,” katanya pada webinar ‘Cegah dan Kendalikan Hipertensi untuk Hidup Sehat Lebih Lama’ beberapa waktu lalu.

    Tidak hanya itu, mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti sering stres, mengonsumsi alkohol dan merokok juga menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi.

    Menurut laporan pada tahun 2018, pria memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi daripada wanita. Namun, hal ini hanya sampai setelah wanita mencapai menopause.

    Sementara itu, kondisi kesehatan kronis tertentu juga dapat memicu terjadinya hipertensi. Sebab, hal itu membuat tekanan darah menjadi tidak seimbang. Kondisi kronis tersebut biasanya diabetes, sleep apnea, atau penyakit ginjal.


    Artikel Selanjutnya


    Studi Ungkap 8 Cara Mudah Memperpanjang Umur hingga 24 Tahun

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.