Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Arab Tak Izinkan Umrah Lebih dari Sekali Saat Ramadan
    Inspiring You

    Alasan Arab Tak Izinkan Umrah Lebih dari Sekali Saat Ramadan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 Maret 2024Updated:18 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Arab Saudi mengumumkan tidak akan memberi izin jamaah untuk melakukan umrah berulang selama bulan suci Ramadan. Keputusan itu dikeluarkan untuk mengurangi kepadatan di Masjidil Haram, tempat paling suci umat Islam.

    Biasanya, Ramadan menjadi puncak musim umrah di Masjidil Haram. Arab Saudi telah melihat lonjakan jumlah jamaah yang beribadah di Tanah Suci selama bulan puasa, yang dimulai awal pekan lalu.

    Melansir laman Gulf News, Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan tidak ada izin yang dikeluarkan untuk melakukan umrah lebih dari satu kali pada bulan Ramadan. Mereka juga mendesak para jamaah untuk melakukan satu kali ibadah haji kecil di bulan suci tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kementerian menjelaskan bahwa pembatasan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk melakukan umrah.

    Menurut Nusuk, platform pemerintah Saudi yang memfasilitasi prosedur umrah secara elektronik, menyebutkan bahwa jika orang yang sama mencoba mendapatkan izin umrah kedua, akan muncul pesan khusus.

    “Penerbitan izin gagal. Untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menunaikan umrah, maka ibadah haji kecil tidak dapat diulangi di bulan Ramadan,” demikian bunyi pesan tersebut.

    Visa umrah

    Pada bulan Ramadan, umat Islam dari dalam dan luar Arab Saudi akan berbondong-bondong menuju Masjidil Haram untuk menunaikan umrah dan salat. Halaman keliling masjid di sekitar Ka’bah Suci dan lantai dasar diperuntukkan bagi jamaah umrah selama Ramadan.

    Demikian pula, pihak berwenang telah mengalokasikan gerbang tertentu di masjid-masjid yang luas tersebut sebagai tempat masuk dan keluarnya jamaah guna mencegah kepadatan yang berlebihan.

    Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah memperkenalkan sejumlah fasilitas bagi umat Islam luar negeri untuk datang ke negara tersebut untuk melakukan umrah.

    Umat Muslim yang memegang berbagai jenis visa masuk seperti visa pribadi, visa kunjungan dan pariwisata diperbolehkan untuk melakukan umrah dan mengunjungi Al Rawda Al Sharifa, di mana makam Nabi Muhammad (SAW) terletak di Masjid Nabawi di Madinah.

    Sementara itu, otoritas Saudi juga telah memperpanjang visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari.


    Artikel Selanjutnya


    Daftar 10 Negara Paling Religius, Maaf Tak Ada Arab Saudi

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.