Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Psikopat Bisa Dikenali dari Tatapan Matanya, Begini Kata Ahli
    Inspiring You

    Psikopat Bisa Dikenali dari Tatapan Matanya, Begini Kata Ahli

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Februari 2024Updated:12 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Psikopat sering kali digambarkan sebagai orang yang kejam, tidak berperasaan dan kurang memiliki empati dalam berbagai film. Kenyataannya, psikopat tak selalu ditandai perilaku seperti itu.

    Dalam terminologi kejiwaan saat ini, pola kekejaman yang sering dikaitkan dengan psikopat secara umum dikenal dengan istilah Antisocial Personality Disorder (APD).

    Pada tahun 2013, American Psychiatric Association menggambarkan APD sebagai gangguan perilaku dengan sifat tidak berperasaan dan tidak emosional untuk anak-anak berusia 12 tahun ke atas dalam manual diagnostiknya. Ini adalah kondisi serius yang mencerminkan defisit interpersonal. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan perilaku berbahaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tanda psikopat yang terlihat dari mata

    Mengutip Psych Central, para peneliti telah mempelajari perilaku visual yang berbeda di antara penderita psikopati. Misalnya, ketika orang normal melihat sesuatu yang mengganggu, pupil matanya membesar, yang merupakan cerminan dari sistem saraf simpatik tubuh.

    Namun sebuah penelitian pada 2018 terhadap 82 laki-laki dengan ciri-ciri psikopat interpersonal-afektif, ditemukan penurunan respons pupil mata ketika mereka diperlihatkan gambar-gambar negatif. Sebuah studi berbeda juga menemukan berkurangnya pelebaran pupil di antara psikopat ketika mereka mendengarkan suara-suara negatif, seperti teriakan.

    Sementara itu, peneliti juga menemukan bahwa mereka yang memiliki sifat psikopat menghabiskan waktu lebih lama untuk melihat foto yang menggambarkan emosi, seperti rasa sakit dan rasa malu.

    Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan psikopati melakukan lebih sedikit kontak mata dibandingkan orang yang tidak.

    “Terkadang, penderita psikopati menggunakan tatapan mata sebagai cara yang disengaja untuk mengendalikan dan mengintimidasi orang lain,” kata Dr. Naomi Murphy, konsultan dan psikolog forensik dan pendiri Octopus Psychology.

    “Tetapi tatapan juga bisa mencerminkan kemarahan yang dingin dan keras.”

    Meski begitu, Murphy menegaskan asumsi bahwa semua individu dengan psikopati memiliki tatapan yang menakutkan adalah keliru.

    Walau tidak ada ciri-ciri spesifik dan pasti yang menjadi penanda ‘tatapan psikopat’, ada beberapa ciri umum yang diamati peneliti:

    1. Sikap dingin, tak ada empati, atau kasih sayang

    2. Bermata lebar, lebih banyak bagian putih mata yang terlihat

    3. Lebih jarang berkedip

    4. Tatapan yang terasa mengancam

    5. Bagian hitam mata membesar

    6. Tatapan yang intens

    7. Kontak mata dilakukan lebih lama


    Artikel Selanjutnya


    Alasan Ilmiah Kenapa Orang Naksir Pacar/Pasangan Temannya

    (hsy/hsy)


    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.