Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penjualan McDonald’s Turun Imbas Boikot, Ini Data Terbaru
    Inspiring You

    Penjualan McDonald’s Turun Imbas Boikot, Ini Data Terbaru

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 Februari 2024Updated:6 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Restoran cepat saji, McDonald’s mengalami penurunan penjualan setelah memberikan makanan gratis kepada Israel Defense Forces (IDF) atau Pasukan Pertahanan Israel.

    Melansir dari Al Jazeera, hasil analisis yang disurvei oleh FactSet menemukan bahwa penjualan McDonald’s secara global “hanya” naik 3,4 persen pada kuartal IV 2023 atau Oktober-Desember. Padahal, Wall Street memperkirakan kenaikan penjualan sebesar 4,7 persen.

    Sementara itu melansir dari CNBC International, penjualan McDonald’s di Timur Tengah terhenti akibat boikot setelah waralaba (franchise) di Israel memberikan makanan gratis dan diskon khusus untuk IDF. Selain itu, perusahaan juga harus menutup sementara beberapa lokasi untuk memastikan keselamatan karyawan dari protes.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO McDonald’s, Chris Kemczinski, mengatakan bahwa perusahaannya melihat pelemahan penjualan di beberapa pasar di luar Timur Tengah, termasuk Indonesia dan Malaysia karena berpenduduk mayoritas beragama Islam. Selain itu, Prancis juga merasakan “beberapa dampak”.

    “Perusahaan sedang memantau perkembangan situasi yang diperkirakan akan terus berdampak negatif pada penjualan dan pendapatan di seluruh sistem selama perang berlanjut,” tulis keterangan McDonald’s, dikutip Selasa (6/2/2024).

    Namun, McDonald’s di China dan Jepang justru mencatatkan pertumbuhan penjualan yang positif pada kuartal yang sama, yakni sebesar 4,3 persen atau sesuai perkiraan. Adapun, hal ini didukung oleh kenaikan harga menu.

    Sebelumnya, seruan boikot McDonald’s ramai di media sosial setelah restoran cabang Israel mengumumkan bahwa pihaknya telah mendonasikan 4.000 makanan per hari kepada IDF dan rumah sakit, serta memberikan diskon 50 persen khusus anggota IDF.

    Akibat hal tersebut, sejumlah franchise McDonald’s di negara muslim, seperti Arab Saudi, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Yordania, dan Turki menyatakan bahwa pihaknya tidak mendukung McDonald’s Israel. Selain itu, beberapa franchise memberikan bantuan kepada Palestina.




    Foto: Salah satu restoran cepat saji McDonald’s di kawasan Jakarta, Kamis (28/12/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

    Menurut laman resmi BDS Movement, McDonald’s adalah perusahaan yang masuk ke dalam daftar “Sasaran Boikot Organik” karena cabang atau waralaba di Israel secara terbuka mendukung agresi Israel di Gaza.

    “Saat ini, perusahaan tersebut menjadi target di beberapa negara oleh kampanye boikot organik, bukan diinisiasi oleh BDS Movement,” tulis BDS Movement.

    “Hal ini karena perusahaan-perusahaan, cabang, atau waralaba mereka di Israel secara terbuka mendukung dan/atau memberikan sumbangan besar kepada militer Israel dalam serangan Israel saat ini terhadap 2,3 juta warga Palestina di Jalur Gaza yang diduduki dan dikepung,” lanjut pernyataan BDS Movement.



    Artikel Selanjutnya


    Daftar 90 Negara yang Tidak Punya McDonald’s, Ada Tetangga RI

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.