Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Orang Jepang Hidup hingga 100 Tahun, Ini 5 Makanan Favorit Mereka
    Inspiring You

    Orang Jepang Hidup hingga 100 Tahun, Ini 5 Makanan Favorit Mereka

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Januari 2024Updated:27 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat Jepang dikenal panjang umur. Menurut laporan tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan Jepang, tercatat ada 90.526 orang berusia 100 tahun ke atas di Negeri Sakura tersebut. Jumlahnya lebih banyak lima kali lipat dari dua dekade lalu.

    Ternyata makanan yang mereka konsumsi sehari-hari menjadi salah satu kunci umur panjang.

    Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita membagikan 5 makanan khas negaranya yang dipercaya bisa membantu seseorang untuk berumur panjang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Asako dibesarkan di Jepang. Ia sejak kecil diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat. Neneknya yang berusia 92 tahun juga meyakini bawa umur panjangnya disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang tepat.

    Ahli gizi yang juga dosen di beberapa universitas ini mengikuti diet tradisional Jepang. Berikut adalah lima makanan yang dia makan setiap hari agar tetap sehat dan hidup lebih lama:

    1. Ubi Jepang




    Foto: Petani lokal Yoshitaka Suaoshi, 73, memeriksa ubi jalar di kebunnya di Tokaimura, Prefektur Ibaraki, 02 Oktober 1999. (File Foto – AFP via Getty Images/KAZUHIRO NOGI)

    Ubi jalar ungu atau yang disebut “imo” dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

    Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    2. Sup Miso

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    3. Ikan




    A sushi chef holds up the head of a bluefin tuna at a restaurant in Tsukji market area in Tokyo, Sunday, Jan. 5, 2020, after it was sold at the first auction of 2020 at Tokyo's Toyosu fish market. The tuna was sold 193.2 million yen (1.8 million US dollars) Sunday.(AP Photo/Jae C. Hong)Foto: Ikan Tuna di Pasar ikan Tsukji, Jepang. (AP Photo/Jae C. Hong)

    Ikan menjadi bahan utama di banyak makanan Jepang, terutama sushi dan sashimi. Ikan yang digunakan umumnya adalah tuna dan salmon.

    Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau ‘mindfull eating’ bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

    4. Rumput laut

    Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    5. Lobak Daikon

    Lobak daikon adalah sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

    Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

    Bila kesulitan mencari lobak daikon, Anda bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.



    Artikel Selanjutnya


    Rahasia Panjang Umur Orang Jepang, Coba Lakukan Satu Hobi Ini

    (Intan R. D/hsy)


    Ide Sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.