Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Taylor Swift Jadi Korban AI, Gedung Putih sampai Turun Tangan
    Inspiring You

    Taylor Swift Jadi Korban AI, Gedung Putih sampai Turun Tangan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Januari 2024Updated:27 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Amerika Serikat turun tangan merespons beredar luasnya gambar-gambar porno bintang pop Taylor Swift di media sosial, yang diduga dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence atau AI.

    Gedung Putih menganggap gambar-gambar eksplisit Taylor Swift yang direkayasa dan beredar di media sosial “sangat mengkhawatirkan.” Gedung Putih lantas mendesak Kongres mengambil tindakan legislatif untuk mengatasi masalah tersebut.

    Gambar seksual eksplisit yang menggunakan wajah Taylor Swift diduga dibuat oleh kecerdasan buatan, dan dibagikan secara luas di media sosial pada Kamis. Taylor menjadi salah satu artis korban pornografi deepfake yang viral.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saat jumpa pers pada hari Jumat, Karine Jean-Pierre, sekretaris pers Gedung Putih, mengatakan: “Ini sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk mengatasi masalah ini.”

    Jean-Pierre mengatakan Kongres harus mengambil tindakan legislatif menyikapi masalah ini dan mengatakan perusahaan media sosial memiliki peran penting dalam menegakkan aturan mereka sendiri demi mencegah penyebaran informasi yang salah.

    Munculnya alat pembuat gambar berbasis AI yang canggih, yang dapat menggambarkan foto selebriti dan pemandangan alam yang realistis, telah menimbulkan kekhawatiran bahwa alat tersebut akan digunakan untuk pornografi non-konsensual. Berbagi gambar deepfake adalah tindakan ilegal di Inggris berdasarkan UU Keamanan Online (Online Safety Bill).

    Situs media sosial termasuk Twitter atau yang kini dikenal X pada Jumat lalu telah berlomba-lomba untuk menghapus gambar porno Taylor Swift dari platform mereka. Manajemen X mengatakan, “Memposting gambar telanjang tanpa persetujuan dilarang keras di X dan kami tidak memiliki kebijakan toleransi terhadap konten tersebut.”

    Salah satu Tweet yang menampilkan gambar Taylor Swift itu telah dilihat lebih dari 45 juta kali sebelum dihapus. Publik menganggap X gagal memoderasi konten di bawah kepemilikan Elon Musk, yang menyebabkan ribuan staf diberhentikan.

    Pemilik Facebook, Meta, juga mencoba memblokir gambar-gambar yang dikatakan “melanggar” kebijakannya.

    Menurut situs berita 404 Media, gambar-gambar itu ditelusuri kembali ke obrolan grup di aplikasi perpesanan Telegram.



    Artikel Selanjutnya


    Gaya Taylor Swift Tampil di Pemutaran Perdana The Eras Tour

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.