Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Deretan Metode Diet Terbaik, Tercepat, & Tak Aman serta Alasannya
    Inspiring You

    Deretan Metode Diet Terbaik, Tercepat, & Tak Aman serta Alasannya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 Januari 2024Updated:6 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama tujuh tahun berturut-turut, diet Mediterania dinobatkan gelar diet terbaik secara keseluruhan dalam peringkat tahun 2024 oleh US News & World Report pada hari Rabu lalu. Diet Mediterania juga menduduki peringkat pertama dalam kategori diet termudah untuk diikuti, diet ramah keluarga terbaik, diet terbaik untuk makan sehat dan diet terbaik untuk diabetes, makan sehat tulang dan sendi serta jantung.

    Diet Mediterania juga memegang tahta peringkat pertama sebagai yang paling gampang diikuti, ramah keluarga terbaik, makanan sehat terbaik, makanan untuk pengidap diabetes terbaik, tulang dan sendi, makanan sehat untuk jantung terbaik. Hal ini sebagaimana dilaporkan laporan tersebut, dikutip dari CNN International, Sabtu (6/1/2024).

    Penelitian telah menemukan diet Mediterania dapat mengurangi risiko diabetes, kolesterol tinggi, demensia, kehilangan ingatan, depresi, dan kanker payudara. Pola makan, yang lebih merupakan gaya makan dibandingkan diet terbatas, juga dikaitkan dengan tulang yang lebih kuat, jantung yang lebih sehat, dan umur yang lebih panjang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Diet ini mengandalkan masakan nabati yang sederhana, dengan sebagian besar makanan berfokus pada buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan biji-bijian, dengan sedikit kacang-kacangan dan penekanan besar pada minyak zaitun extra-virgin. Lemak selain minyak zaitun, seperti mentega, jarang dikonsumsi, juga gula serta makanan olahan hanya boleh untuk acara-acara khusus.

    Daging merah juga jarang digunakan, biasanya hanya untuk memberi rasa pada suatu hidangan. Mengonsumsi ikan yang sehat dan berminyak, yang mengandung asam lemak omega-3, dianjurkan, sementara telur, produk susu, dan unggas dimakan dalam porsi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan pola makan tradisional Barat.

    Interaksi sosial selama makan dan berolahraga merupakan landasan dasar diet Mediterania. Diet ini mencakup perubahan gaya hidup sebagai bagian dari pola makan termasuk makan bersama teman dan keluarga, bersosialisasi saat makan, mengonsumsi makanan favorit dengan penuh perhatian, dan melakukan gerakan serta olahraga yang penuh perhatian.

    Tak Aman

    Sementara itu, diet makanan mentah menempati peringkat terakhir, yakni urutan 30 menurut para ahli. Diet itu merekomendasikan makan makanan yang belum “dimasak, diproses, menggunakan microwave, diradiasi, direkayasa secara genetis atau terkena pestisida atau herbisida.”

    Meskipun instruksi tersebut mungkin tampak sehat, pola makan ini terlalu membatasi nutrisi dan mungkin tidak aman bagi sebagian orang, menurut situs web U.S. News & World Report. Faktanya, memasak beberapa makanan memungkinkan lebih banyak variasi dan meningkatkan asupan protein dan nutrisi penting lainnya. Hal ini diungkapkan Dr. Vanita Rahman, seorang dokter penyakit dalam dan direktur klinik Barnard Medical Center di Washington, DC.




    Foto: Ilustrasi makanan diet. (Dok: los_angela/iStockphoto/Getty Images)
    Ilustrasi makanan diet. (Dok: los_angela/iStockphoto/Getty Images)

    Tercepat

    Diet keto yang populer berada di peringkat ke-25 secara keseluruhan tetapi berhasil menempati posisi No. 1 dalam kategori penurunan berat badan cepat terbaik. Namun, para ahli mengatakan diet tersebut,yang mengharuskan pembatasan karbohidrat hingga 20 porsi sehari, terlalu ketat untuk dilakukan dalam jangka panjang.

    Menurut laporan itu, orang dengan penyakit jantung, hati dan ginjal serta jenis kanker tertentu sebaiknya tidak melakukan diet. Anak-anak yang belum disuruh dokter untuk menurunkan berat badan, ibu hamil, dan atlet berprestasi juga sebaiknya tidak melakukan diet keto.



    Artikel Selanjutnya


    Banyak yang Tak Tahu, Telur Rebus Punya Segudang Manfaat Ini

    (dce)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.