Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Orang Tua Dilarang Bermental Miskin, Bisa Hambat Sukses Anak
    Inspiring You

    Orang Tua Dilarang Bermental Miskin, Bisa Hambat Sukses Anak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Januari 2024Updated:4 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti lingkungan sekitar dan cara mengasuh serta cara mendidik orang tua. Dengan demikian, orang tua harus memerhatikan kalimat dan tindakan yang ditujukan kepada anak agar tidak menghasilkan dampak buruk di masa depan.

    Melalui buku 13 Things Mentally Strong Parents Don’t Do, pakar parenting, Amy Morin mengungkapkan bahwa salah satu hal toksik yang tidak disadari orang tua dan bisa berdampak buruk terhadap anak adalah sering mengucapkan kalimat yang “bermental miskin”.

    Morin mengatakan, mental miskin dari orang tua dapat menjadi salah satu hambatan terbesar bagi anak untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Adapun, salah satu contoh kalimat mental miskin tersebut adalah “Ayah dan Bunda tidak akan pernah mampu membelinya.”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Morin, jika anak menginginkan sesuatu yang sangat mahal, jangan bersikeras mengatakan bahwa barang tersebut tidak akan pernah bisa dibeli karena keuangan orang tua yang terbatas. Sebaliknya, tunjukkan kepada anak bahwa Anda bisa mengelola keuangan.

    Maka dari itu, alih-alih mengatakan “Ayah dan Bunda enggak bakal bisa beli rumah besar untuk kita,” lebih baik berkata “Ayah dan Bunda mau membeli rumah besar untuk kita suatu hari nanti, tapi enggak bisa sekarang karena uangnya belum cukup. Ayah dan Bunda mau mengembangkan keterampilan di tempat kerja dulu biar bisa naik gaji dan menabung.”

    Jika Anda menggunakan kalimat mengelola keuangan yang cerdas, secara tidak langsung anak akan tumbuh dengan memahami bahwa mereka harus menabung dan menyusun skala prioritas jika menginginkan sesuatu.

    Sebaliknya, orang tua yang menggunakan kalimat bermental miskin, secara tidak langsung menyebabkan anak tumbuh dengan mentalitas korban atau percaya bahwa mereka tidak bisa berhasil.



    Artikel Selanjutnya


    Ayah-Bunda, Ajarkan 7 Soft Skill Ini Kalau Mau Anak Sukses

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.