Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»WHO Suruh Masyarakat Tinggalkan Vape Aneka Rasa, Kenapa?
    Inspiring You

    WHO Suruh Masyarakat Tinggalkan Vape Aneka Rasa, Kenapa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Desember 2023Updated:27 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah untuk melarang rokok elektronik aneka rasa. Organisasi PBB tersebut juga mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk memperlakukan rokok elektronik sama seperti rokok tembakau pada umumnya. 

    Saat ini, sejumlah peneliti, aktivis dan pemerintah melihat rokok elektrik, atau vape, sebagai alternatif lebih sehat dari rokok konvensional yang menjadi penyebab sejumlah penyakit kronis. Namun, WHO baru-baru ini mengatakan bahwa negara harus mengambil langkah yang lebih serius untuk mengendalikan vape. 

    Mengutip penelitian, WHO mengatakan tidak ada cukup bukti bahwa vape membantu perokok berhenti merokok. Justru, penelitian menujukkan bahwa vape berbahaya bagi kesehatan dan dapat mendorong kecanduan nikotin di kalangan non-perokok, terutama anak-anak dan remaja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Semakin banyak anak usia 13-15 tahun yang menggunakan vape dibandingkan orang dewasa di seluruh wilayah WHO karena iklan yang agresif.

    “Anak-anak diajak dan dijebak pada usia dini untuk menggunakan rokok elektrik dan mungkin kecanduan nikotin,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, seperti dikutip Reuters. 

    Karena alasan ini, WHO menyerukan langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat, termasuk larangan semua bahan penambah rasa seperti mentol, pajak yang tinggi dan larangan penggunaan di tempat umum.

    Meski imbauan WHO tidak bersifat wajib, banyak negara yang mengikuti saran organisasi tersebut secara sukarela. 



    Artikel Selanjutnya


    Kapan Ya Usia Tepat Anak Boleh Punya Gadget Sendiri?

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.