Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Menkes Benarkan Covid-19 RI Naik Lagi, Ada 2.800 Kasus/Minggu
    Inspiring You

    Menkes Benarkan Covid-19 RI Naik Lagi, Ada 2.800 Kasus/Minggu

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Desember 2023Updated:22 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara perihal peningkatan kasus Covid-19 di tanah air beberapa waktu belakangan. Dalam keterangan pers “Kesiapsiagaan Sektor Kesehatan Menghadapi Masa Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024” yang disiarkan akun Youtube Kementerian Kesehatan, Jumat (22/12/2023), Budi Gunadi membenarkan ada peningkatan Covid-19 beberapa waktu belakangan.

    Saat ini, total kasus Covid-19 sudah mencapai 2.800/minggu. Akan tetapi, jumlah itu jauh di bawah level I WHO sebesar 56.000/minggu.

    “Itu masih masuk kategori aman. Kita sekarang 2.800/minggu dari batasan 56.000/minggu. Jadi sebenarnya masih relatif sedikit tapi memang ada kenaikan yang cukup besar dalam beberapa momen terakhir,” kata Budi Gunadi.

    Menurut dia, semua pihak patut mewaspadai peningkatan kasus Covid-19. Varian pemicunya pun berasal dari luar negeri, yaitu JN.1.

    Akan tetapi, ujar Budi Gunadi, sudah terjadi penurunan di negara tetangga. Tren itu diharapkan dapat terlihat pula di dalam negeri dalam waktu yang tidak terlampau lama.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kedua, menurut eks wakil menteri BUMN itu, kalau dari genome sequence, apabila dominasi satu varian di atas 90%, maka nanti terjadi saturasi sehingga kasusnya menurun. Hasil genome sequence terhadap varian JN.1 menunjukkan kenaikan dari 1% pada awal November menjadi 43% pada awal November.

    “Kita juga akan naik terus sampai sekitar 80%-90% dan pada saat itu puncaknya bisa tercapai. Jadi kalau aku lihat di Januari ini harusnya puncaknya JN.1 ini sudah bisa kita lihat dan itu tadi kalau kasusnya sekarang 2.800/minggu itu masih jauh di batas level I WHO yang 56 ribu/minggu. Jadi saya rasa masih dalam kondisi tidak terlalu mengkhawatirkan,” kata Budi Gunadi.

    Dalam kesempatan itu, dia berpesan kepada masyarakat yang hendak mudik maupun keluar kota pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, untuk kembali menggunakan masker. Apalagi jika kondisi tubuh kurang fit.

    Sedangkan untuk vaksinasi Covid-19, Budi Gunadi mengimbau masyarakat mendatangi puskesmas untuk mendapatkan vaksin tambahan.

    “Setidaknya itu bisa mengurangi keparahan kalau misalnya kita terkena dan mempercepat kesembuhan,” ujarnya.



    Artikel Selanjutnya


    Menkes Ungkap Polusi Udara Bikin BPJS Boncos Rp10 Triliun

    (miq/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.