Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Gereja Katolik Boleh Berkati Pasangan LGBT dengan Syarat Ini
    Inspiring You

    Gereja Katolik Boleh Berkati Pasangan LGBT dengan Syarat Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Desember 2023Updated:20 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Vatikan mengizinkan gereja Katolik memberikan pemberkatan kepada pasangan sesama jenis dengan syarat hal itu bukan jadi ritual gereja. Keputusan ini telah disetujui oleh Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi agama Katolik, dengan tujuan membuat gereja menjadi lebih inklusif. 

    Mengutip laporan Reuters, Vatikan juga telah mengeluarkan dokumen pada Senin (18/12/2023) yang mengatakan bahwa pemberkatan seperti itu menjadi tanda bahwa Tuhan menyambut baik semua orang, termasuk kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Namun, dokumen tersebut juga menyatakan bahwa para pastor harus mengambil keputusan berdasarkan kasus per kasus serta “tidak boleh menghalangi atau melarang kedekatan Gereja dengan umat dalam setiap situasi di mana mereka mencari pertolongan Tuhan melalui berkat sederhana.”

    “Orang yang menerima berkat tidak harus memiliki kesempurnaan moral sebelumnya,” demikian bunyi dokumen deklarasi tersebut, dikutip Selasa (19/12/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam Gereja Katolik, pemberkatan adalah doa atau permohonan. Umumnya, pemberkatan disampaikan oleh seorang pendeta, meminta agar Tuhan memandang baik seseorang atau seseorang yang diberkati.

    Kardinal Fernández menekankan bahwa sikap baru ini tidak memvalidasi status pasangan sesama jenis di mata Gereja Katolik.

    Deklarasi ini mencerminkan pelonggaran sikap dari Gereja Katolik, meskipun bukan perubahan posisi. Pada 2021 lalu, Paus mengatakan bahwa para imam tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis karena Tuhan tidak dapat “memberkati dosa”.

    Namun, Paus Fransiskus telah mengisyaratkan pada Oktober bahwa ia terbuka untuk memberkati pasangan sesama jenis.

    Penolakan dari kelompok konservatif

    Keputusan Vatikan yang ingin merangkul kelompok LGBT kemungkinan besar akan ditentang oleh kelompok konservatif, yang sudah mengkritik Paus ketika ia membuat komentar pertamanya mengenai masalah ini pada Oktober lalu.

    Ulrich L. Lehner, seorang profesor teologi di Universitas Notre Dame di Amerika Serikat, mengatakan panduan baru dari Vatikan “mengundang kesalahpahaman dan akan membuat kebingungan.”

    Bahkan, dia mengaku khawatir beberapa uskup akan menggunakannya sebagai alasan untuk melakukan apa yang secara eksplisit dilarang.


    Artikel Selanjutnya


    Cuma Ada 5 Negara di Dunia yang Tak Punya Bandara

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.