Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tiba-tiba Sandi Uno Minta Turis Pakai Masker Lagi, Ada Apa?
    Inspiring You

    Tiba-tiba Sandi Uno Minta Turis Pakai Masker Lagi, Ada Apa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Desember 2023Updated:5 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengimbau masyarakat, terutama yang akan melakukan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk kembali menggunakan masker.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sandiaga mengatakan, Singapura sedang menghadapi peningkatan kasus Covid-19. Berkaitan dengan hal itu, Sandi menyebut bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi, salah satunya berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI).

    “Imbauan kepada masyarakat untuk berwisata di Indonesia saja karena, seperti di Singapura dan destinasi lainnya itu ada merebak beberapa kasus penyakit,” ujar Sandi dalam temu media di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (4/12/2023).

    “Salah satunya Singapura, yakni kasus Covid-19 yang naik sampai dua kali lipat,” imbuh Sandi.

    Dengan demikian, Sandi menyarankan masyarakat untuk kembali menggunakan masker demi menjaga kesehatan. Terlebih, ia sudah melihat sejumlah orang yang mengalami batuk-batuk di tengah peralihan musim dan menjelang masa libur Nataru.

    “Tadi di beberapa rapat, saya yang itungin ini anekdotal, sudah meningkat tiga kali lipat. Jadi, enggak ada salahnya kita pakai masker lagi,” imbau Sandi. “Tadi saya di pesawat juga balik dari Palu banyak yang batuk-batuk. Jadi, hati-hati. Waspada,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura mengungkapkan bahwa pada periode 19-25 November 2023, kasus Covid-19 di Singapura meningkat dua kali lipat, yakni sebanyak 22.094 kasus. Adapun, varian yang mendominasi adalah Omicron EG.5 atau Eris dan. turunan HK.3

    Menurut MOH, salah satu faktor pendorong naiknya kasus Covid-19 belakangan ini adalah musim perjalanan akhir tahun dan kekebalan penduduk yang menurun.

    Berkaitan dengan hal itu, Sandiaga mengatakan bahwa Indonesia belum akan menutup kunjungan wisatawan dari Negeri Singa tersebut.

    “Kita belum sampai sana. Kita terus berkoordinasi dengan Kemenkes RI. Kita pastikan Indonesia tourism is open for business untuk Nataru ini. Kita akan jaga dan utamakan aspek kesehatan,” tegas Sandi



    Artikel Selanjutnya


    Kisah Orang Eropa Ramai-Ramai Datang ke Indonesia Demi Sambal

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.