Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»60 Ribu Telur Nyamuk Disebar Buat Tekan DBD, Apa Tak Bahaya?
    Inspiring You

    60 Ribu Telur Nyamuk Disebar Buat Tekan DBD, Apa Tak Bahaya?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman28 November 2023Updated:28 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengirimkan sekitar 60 ribu telur nyamuk aedes aegypti yang sudah mengandung bakteri Wolbachia untuk dikembangbiakkan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ini merupakan salah satu inovasi terbaru untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Sebagian masyarakat mempertanyakan aspek keamanan dari inovasi ini, mereka khawatir penyebaran telur justru akan membuat populasi nyamuk penyebab DBD malah bertambah. 

    Perlu diketahui, wolbachia sendiri adalah bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Wolbachia ini dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, sehingga virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia. Dengan demikian, secara alami jumlah kasus DBD juga akan berkurang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kemenkes juga telah memastikan efektivitas metode ini yang sudah dibuktikan di sejumlah negara. Selain Indonesia, inovasi nyamuk ber-wolbachia sudah diterapkan di 13 negara lain, yaitu di Australia, Brazil, Colombia, El Salvador, Sri Lanka, Honduras, Laos, Vietnam, Kiribati, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, dan Meksiko.

    Di Indonesia, efektivitas wolbachia telah diteliti sejak 2011 oleh World Mosquito Program (WMP) di Yogyakarta dengan dukungan Yayasan Tahija.

    “Hasilnya, di lokasi yang telah disebar wolbachia terbukti mampu menekan kasus demam berdarah hingga 77%, disamping menurunkan kebutuhan rawat inap pasien dengue di rumah sakit sebesar 86%,” ujar Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, dr. Riris Andono Ahmad MPH, Ph.D.

    Saat ini Kemenkes RI menetapkan lima wilayah yang masuk ke dalam uji coba penyebaran nyamuk ber-Wolbachia, yakni Kupang, Nusa Tenggara Timur; Bontang, Kalimantan Timur; Semarang, Jawa Tengah; Bandung, Jawa Barat; dan Jakarta Barat, DKI Jakarta.

    Proyek ini berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1341 tentang Penyelenggaran Pilot project Implementasi Wolbachia sebagai Inovasi Penanggulangan Dengue.

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.