Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Satu Pasien Cacar Monyet Meninggal Dunia, RSCM Buka Suara
    Inspiring You

    Satu Pasien Cacar Monyet Meninggal Dunia, RSCM Buka Suara

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 November 2023Updated:24 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta membenarkan bahwa ada satu pasien cacar monyet atau mpox yang meninggal dunia, namun kematiannya bukan disebabkan oleh penyakit zoonosis langka tersebut, Kamis (23/11/2023).

    Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis penyakit tropik dan infeksi, dr. Lie Khie Chen, menyebutkan bahwa pasien terkait memang sudah mengalami kondisi buruk sejak masuk RSCM sehingga penyebab utama meninggal bukan akibat virus monkeypox.

    “Pasien ini memang terkomplikasi. Jadi, masuk ke RSCM dengan kondisi yang bermasalah dan harus menjalani operasi sehingga penyebab meninggalnya bukan karena mpox, tetapi karena komorbid yang lainnya,” papar dr. Khie Chen dalam konferensi pers daring, Kamis (23/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, dr. Khie Chen mengatakan bahwa pasien yang meninggal tersebut mengalami masalah pencernaan, yakni gangguan aliran usus akibat sumbatan.

    “Setelah operasi, kondisi pasien sempat cukup stabil. Namun akibat komorbid lainnya dan kondisi lesi akibat mpox yang cukup banyak dan berat. Ini terjadi kondisi komplikasi sehingga dalam perawatan dua minggu, timbul komplikasi pada paru-paru yang sangat berat,” jelas dr. Khie Chen.

    “Kami sudah berusaha mengatasi, tapi kondisi pasien yang terlalu berat dan tidak tertolong. Segala upaya medis sudah dilakukan dan dimaksimalkan, tapi karena komorbid lain yang memperberat kondisi pasien [jadi tidak bisa diselamatkan],” lanjutnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkapkan bahwa hingga Rabu (22/11/2023), total jumlah kasus terkonfirmasi mpox di Indonesia adalah 57 orang.

    “Delapan orang masih suspek atau sudah diperiksakan, tetapi belum keluar hasil laboratoriumnya. Lalu, 191 orang dinyatakan negatif hasil laboratoriumnya dan 33 sudah sembuh,” papar Direktur Surveilans Karantina Kesehatan (SKK) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Achmad Farchanny.

    dr. Achmad mengatakan, DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan laporan jumlah kasus mpox terbanyak di Indonesia, yakni 42 kasus terkonfirmasi. Sementara itu, Banten dan Jawa Barat menyusul sebagai provinsi dengan kasus terbanyak, yakni masing-masing enam kasus.

    “Kemudian Jawa Timur dengan total dua terkonfirmasi dan Provinsi Kepulauan Riau ada satu kasus terkonfirmasi,” ujar dr. Achmad.



    Artikel Selanjutnya


    Ahli Prediksi Cacar Monyet di Indonesia Tembus 3.600 Kasus

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.