Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tak Nyangka, Coldplay Pernah Kolab sama Musisi Palestina
    Inspiring You

    Tak Nyangka, Coldplay Pernah Kolab sama Musisi Palestina

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman15 November 2023Updated:15 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Coldplay akan menggelar konser perdana mereka di Jakarta pada malam ini, Rabu (15/11/2023). Beberapa hari jelang konser, kehadiran band asal Inggris tersebut masih mendapat penolakan dari sejumlah massa. Salah satu alasan massa yang mendemo Coldplay adalah karena dianggap tidak berempati dengan rakyat Palestina yang tengah menderita. 

    Faktanya, Coldplay sendiri telah menunjukkan dukungannya untuk Palestina sejak 2011. Bahkan, mereka pernah berkolaborasi dengan musisi asal Palestina pada 2017.

    Berikut adalah sejumlah bukti dukungan Coldplay untuk Palestina:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Lagu ‘Freedom for Palestine’

    Pada 2011 silam, halaman resmi Facebook milik Coldplay membuat postingan yang menyerukan agar para penggemar mereka mendengarkan lagu “Freedom for Palestine.” Tembang itu merupakan kolaborasi musik yang digagas oleh gerakan OneWorld.

    Lagu tersebut tepatnya dirilis pada 3 Juli 2011. Meski tidak terlibat dalam proses produksi, Coldplay sontak menjadi sorotan media Israel dan warga Yahudi karena memajang video itu di laman Facebook mereka.

    Lagu “Freedom for Palestine” menyerukan agar tak ada lagi pengawasan pasukan keamanan di Tepi Barat serta menjunjung hak asasi dan keadilan bagi semua. Sebagian penggemar Colplay mendukung aksi band itu bagi kemerdekaan Palestina, namun sebagian lain mengecam.

    Dukungan terhadap Palestina juga ditunjukkan sang vokalis, Chris Martin. Selama bertahun-tahun, Chris menuai kemarahan penggemar pro Israel karena sikapnya terhadap Palestina. Pada 2019, saat menggelar konser di Amman, Yordania, seorang penggemar meminta Chris menyanyikan sebuah lagu untuk Gaza.

    Martin juga diminta memberikan pidato berisi solidaritas dengan Palestina.

    “Saya percaya setiap manusia memiliki hak hidup di bumi ini. Saya tidak setuju dengan penindasan dalam bentuk apa pun,” kata Chris saat itu.

    2. Kolaborasi dengan musisi Palestina

    Pada 2017, Coldplay juga pernah pergi ke Palestina untuk mencari inspirasi dalam pembuatan lagu. Bukan cuma itu, Coldplay juga berkolaborasi dengan grup musik asal Palestina, Le Trio Joubran yang beranggotakan Adnan Joubran, Samir Joubran, dan Wissam Joubran.

    Hasil akhir kolaborasi itu adalah lagu “Arabesque”, di mana Le Trio Joubran, masuk di daftar kredit musiknya. Menurut Adnan Joubran, lagu tersebut serta keseluruhan album studio kedelapan Coldplay, Everday Life, merupakan karya Coldplay yang menyuarakan semangat kebebasan Palestina.


    Artikel Selanjutnya


    Sandi Beberkan Alasan Coldplay Cuma Konser Sehari di Jakarta

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.