Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»BMKG Warning Petaka Banjir-Longsor Menghantui Wilayah RI
    Inspiring You

    BMKG Warning Petaka Banjir-Longsor Menghantui Wilayah RI

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman31 Oktober 2023Updated:31 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan seluruh masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor dalam waktu dekat.

    Mengutip dari keterangan resmi, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dilanda cuaca ekstrem saat masa peralihan atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” papar Dwikorita, dikutip Selasa (31/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Dwikorita, perubahan cuaca biasanya ditandai dengan kondisi tertentu, seperti cuaca cerah di pagi hari, kemudian berawan pada siang hari, dan diakhiri hujan menjelang sore atau malam hari. Ia mengatakan, arah angin yang bervariasi dapat mengakibatkan perubahan cuaca mendadak.

    “Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” jelas Dwikorita.

    Lebih lanjut, Dwikorita meminta masyarakat mengetahui cara menghadapi risiko bencana, seperti banjir dan longsor yang mungkin terjadi selama musim hujan dan selalu memerhatikan peringatan dini dari BMKG.

    Selain itu, Dwikorita mengungkapkan bahwa BMKG memprediksi awal musim hujan 2023/2024 umumnya akan terjadi pada Oktober hingga Desember 2023, yaitu sebanyak 477 Zona Musim (ZOM) atau 68,2 persen.

    Sementara itu, puncak musim penghujan umumnya diprakirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2024, yaitu sebanyak 385 ZOM atau 55,1 persen.

    Namun, Dwikorita memaparkan bahwa awal musim hujan 2023/2024 di 699 ZOM Indonesia diprediksi mundur sebanyak 446 ZOM atau sekitar 64 persen, tetap sebanyak 56 ZOM atau sekitar 8 persen, dan maju sebanyak 22 ZOM atau sekitar 3 persen.

    Sementara itu, 50 ZOM sudah memasuki musim hujan, 12 ZOM dengan musim hujan sepanjang 2023, dan 113 ZOM dengan tipe satu musim sepanjang tahun.

    “Sifat hujan pada periode Musim Hujan 2023/2024 diprakirakan NORMAL 566 ZOM (80,9%), ATAS NORMAL sebanyak 69 ZOM (9,9%), dan BAWAH NORMAL 64 ZOM (9,2%),” tulis BMKG dalam pernyataan yang sama.

    (fab/fab)


    Inspirasi Sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.