Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ini Biang Kerok Kasus Cacar Monyet di Indonesia Naik Tinggi
    Inspiring You

    Ini Biang Kerok Kasus Cacar Monyet di Indonesia Naik Tinggi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman26 Oktober 2023Updated:26 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus cacar monyet di Indonesia menunjukkan tren kenaikan. Pada 2022 lalu hanya ada satu kasus positif cacar monyet di Indonesia, namun per 25 Oktober 2023, Kementerian Kesehatan sudah melaporkan 14 kasus terkonfirmasi.

    Bahkan, sejumlah epidemiolog, atau ahli dalam bidang investigasi pola dan penyebaran suatu penyakit, memprediksi jumlah pasien terkonfirmasi cacar monyet bisa tembus 3.600 kasus hingga akhir tahun ini.

    Lalu, apa yang mendorong kenaikan kasus cacar monyet di Indonesia?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu, menyebut bahwa biang kerok di balik tren kenaikan penyakit cacar monyet di Tanah Air adalah mobilitas yang sudah kembali normal setelah pandemi berakhir. 

    Perlu diketahui, menurut laporan Kemenkes, seluruh pasien cacar monyet di Indonesia adalah laki-laki yang memiliki riwayat hubungan seksual sesama jenis.

    “Tahun lalu masih Covid…, mungkin kelompok itu belum pada ketemu, masih jarang,” ujar dr Maxi, dalam konferensi pers daring, Kamis (26/10/2023).

    Lebih lanjut, dia menyebut bahwa jalur penularan cacar monyet di Indonesia semuanya adalah transmisi lokal. Ini juga yang membuat penularan penyakit menjadi lebih cepat. 

    “Sekarang karena sudah transmisi lokal, saya kira kasus tiap hari bertambah itu sudah pasti akan ada.”

    Meski kenaikan kasus cacar monyet tak bisa dihindari, Maxi menyebut bahwa varian virus monkeypox yang terdeteksi di Indonesia terhitung ringan. 

    “Semua pasien dalam kondisi stabil, dalam waktu 1-2 minggu lesinya mulai hilang. Kalau kondisinya bagus bisa kita pulangkan,” imbuhnya. 



    Artikel Selanjutnya


    Ada 3 Kasus Cacar Monyet, Riwayat Perjalanan Pasien Diperiksa

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.