Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kemenkes Ungkap Biang Kerok Kasus Cacar Monyet Bertambah
    Inspiring You

    Kemenkes Ungkap Biang Kerok Kasus Cacar Monyet Bertambah

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Oktober 2023Updated:23 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kesehatan mengungkapkan penyebab lonjakan kasus penyakit cacar monyet atau monkeypox di Indonesia pada Senin (23/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Melansir dari keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, hasil penelusuran Kemenkes RI menunjukkan bahwa enam dari total tujuh pasien kasus cacar monyet di Indonesia adalah Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi Biseksual.

    Selain itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu, mengungkapkan bahwa salah satu faktor penyebab cacar monyet pada pasien adalah perilaku seks berisiko.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan hubungan seks berisiko dan segera kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) jika ditemukan gejala.

    “Tidak melakukan perilaku seks berisiko. Kalau terpaksa, gunakan pengaman dan jangan ganti-ganti pasangan,” imbau dr. Nadia kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (23/10/2023).

    “Bila ada gejala lesi cacar segera ke faskes dan lakukan pemeriksaan,” tutupnya.

    Berdasarkan data harian hingga Minggu (22/10/2023), Kemenkes RI mencatat penambahan kasus terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia, yakni menjadi tujuh kasus sejak pertama kali dilaporkan pada 13 Oktober 2023 atau 8 kasus sejak pertama kali terkonfirmasi pada Agustus 2022.

    “Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, hingga kini kita dapatkan 7 kasus konfirmasi Monkeypox di Indonesia di tahun ini. Seluruh kasus konfirmasi ditemukan di wilayah DKI Jakarta,” kata dr. Maxi, dikutip dari keterangan resmi Kemenkes RI, Senin (23/10/2023).

    Menurut dr. Maxi, seluruh kasus cacar monyet ditemukan di DKI Jakarta. Secara perinci, satu kasus berasal dari Jatinegara, Jakarta Timur; satu kasus di Mampang, Jakarta Selatan; satu kasus di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan; dua kasus di Setiabudi, Jakarta Selatan; satu kasus di Grogol Petamburan, Jakarta Barat; dan satu kasus di Kembangan, Jakarta Barat.

    Data yang sama menunjukkan bahwa seluruh pasien terkonfirmasi Monkeypox adalah laki-laki berusia produktif. Sekitar 71 persen pasien terkonfirmasi adalah laki-laki berusia 25-29 tahun dan 29 persen lainnya adalah laki-laki berusia 30-39 tahun.

    “Untuk kondisinya, semua baik dan stabil. Kita pantau secara ketat dan terus menerus. Saat ini kita juga sedang memonitor pihak-pihak yang melakukan kontak erat dengan pasien,” terang dr. Maxi.



    Artikel Selanjutnya


    Kacau! Calon Dokter RI Ini Ngaku Diperas Dosen Ratusan Juta

    (Sumber: CNBC.com )


    Smart your life True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.