Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Panas Mendidih, Suhu di Indonesia Ada yang Tembus 38 Derajat
    Inspiring You

    Panas Mendidih, Suhu di Indonesia Ada yang Tembus 38 Derajat

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Oktober 2023Updated:23 Oktober 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Suhu udara di sejumlah daerah Indonesia jauh di atas normal. Beberapa stasiun meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum telah tembus di atas 35 derajat Celcius.

    Berdasarkan Informasi Parameter Iklim BMKG, pada periode 21-22 Oktober 2023, suhu tertinggi harian di Indonesia tercatat menembus level 38,3 derajat Celcius. Suhu yang membara tersebut terekam oleh Stasiun Meteorologi Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. 

    Adapun suhu terendah tercatat di tiga daerah, yakni Stasiun Meteorologi Japura, Stasiun Geofisika Tangerang, dan Stasiun Meteorologi Juanda yang masing-masing mencapai 35,2 derajat. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, pada saat International Workshop on Climate Variabillty and Climate Services di Bali beberapa waktu lalu pun telah kembali mengingatkan negara-negara di dunia terkait ancaman nyata perubahan iklim.

    Menurutnya, kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja sehingga mengancam keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk hidup di Bumi. Karenanya, Dwikorita mendorong seluruh negara untuk bisa berkolaborasi mengatasi permasalahan lingkungan.

    “Perubahan iklim mengancam seluruh negara. Tidak peduli kondisi negaranya, baik negara maju, berkembang, dan negara kepulauan kecil semuanya mengalami bencana hidrometeorologi bahkan multi bencana hidrometeorologi,” kata Dwikorita dikutip dari siaran pers.

    BMKG sendiri, menurut Dwikorita, telah mengambil peranan penting dalam mendorong layanan informasi iklim berdasarkan ilmu pengetahun dan kebijakan hukum untuk mengantisipasi kondisi perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan.

    “Oleh karena itu, kita memang perlu memperkuat keterkaitan antara sains, kebijakan, layanan informasi, terutama dalam memahami dampak perubahan iklim dan variabilitas iklim serta dampaknya terhadap kehidupan manusia, yang juga berdampak pada keselamatan peradaban kita,” ujarnya.

    Salah satu contoh dampak perubahan iklim yang kini jelas telah dirasakan dunia menurut Dwikorita adalah fenomena El Nino dan La Nina yang memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Tidak jarang, dalam satu negara bisa mengalami bencana banjir namun disaat bersamaan juga mengalami kekeringan. Akibatnya kondisi ini membuat banyak orang menjadi hidup menderita.

    Dalam laporan World Meteorogical Organization (WMO), laju perubahan iklim di dunia menganggu seluruh sektor kehidupan utamanya adalah perekonomian sebuah negara. Negara maju misalnya bisa mengalami 60% dari jumlah kejadian bencananya terkait cuaca namun umunya hanya 0,1% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

    Namun kondisi parah terpotret di negara berkembang yang terdampak 7% dari bencana global namun menyebabkan kerugian 5%-30% dari PDB. Sementara negara kepulauan kecil 20% dari bencana global menyebabkan kerugian hingga 5% dari PDB dan dibeberapa kasus bisa melebihi 100%.

    “Kami melihat bahwa cuaca ekstrem, iklim, dan peristiwa terkait air menyebabkan 11.778 kejadian bencana yang dilaporkan antara tahun 1970-2021,” ucap Dwikorita.



    Artikel Selanjutnya


    Suhu Panas Mendidih, Waspada Nyamuk Ganas Penyebab DBD

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.