Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»BMKG Ungkap Kota Paling Panas Mendidih di Indonesia
    Inspiring You

    BMKG Ungkap Kota Paling Panas Mendidih di Indonesia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Oktober 2023Updated:4 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah kota di Indonesia mengalami fenomena cuaca panas terik dalam beberapa hari terakhir ini. Bahkan, suhu di DKI Jakarta sempat menembus 35-37 derajat Celsius pada pekan lalu.

    Berdasarkan analisis klimatologis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diunggah di akun Instagram resmi (@infobmkg), suhu maksimum yang tercatat di wilayah Indonesia adalah 38 derajat Celsius.

    “Suhu maksimum berkisar antara 35,4 hingga 38 derajat Celsius, terutama pada siang hari. [Lalu], suhu maksimum di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) berkisar antara 35 sampai 37,5 derajat Celsius,” tulis BMKG, Rabu (4/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meskipun mencatatkan suhu maksimal 37,5 derajat Celsius, Jabodetabek bukan wilayah terpanas di Indonesia menurut analisis BMKG. Kota paling ‘mendidih’ di Indonesia menurut catatan BMKG adalah Semarang, Jawa Tengah dan Majalengka, Jawa Barat.

    Semarang adalah kota terpanas di Indonesia dengan suhu maksimal 38 derajat Celsius. Angka itu diperoleh berdasarkan catatan Kantor Stasiun Klimatologi Semarang pada 25-29 September 2023 lalu.

    Sementara itu, Majalengka juga bernasib serupa dengan Semarang, yakni ‘mendidih’ hingga 38 derajat Celsius pada 28 September 2023 berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi Kertajati.

    Terakhir, kota terpanas di Indonesia berdasarkan catatan 29 September 2023 adalah wilayah Tangerang Selatan, yakni mencapai 37,5 derajat Celcius.

    Penyebab suhu panas mendidih menurut BMKG

    Menurut BMKG, ada sejumlah faktor utama penyebab suhu udara panas di Indonesia, yakni musim kemarau, posisi semu matahari yang bergerak ke selatan ekuator, hingga faktor alam lainnya.

    “Faktor-faktor lain [penyebab suhu udara panas di Indonesia], seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara juga mempengaruhi kondisi suhu panas di suatu wilayah,” papar BMKG.

    Menurut prediksi BMKG, cuaca panas dan terik di beberapa wilayah masih dapat berlangsung selama Oktober 2023. Namun, suhu udara diprediksi akan menurun pada November 2023 seiring masa peralihan musim.

    “Penurunan suhu diprediksi mulai terjadi pada November seiring dengan mulainya masa peralihan atau pancaroba di beberapa wilayah,” tulis BMKG.



    Artikel Selanjutnya


    Suhu Ekstrem Bakar Asia, Terakhir Kali Terjadi 200 Tahun Lalu

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.