Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ini 2 Jenis Masker yang Bisa Cegah Polusi Masuk Paru-Paru
    Inspiring You

    Ini 2 Jenis Masker yang Bisa Cegah Polusi Masuk Paru-Paru

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman28 Agustus 2023Updated:28 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga Jakarta dan sekitarnya untuk kembali mengenakan masker di tengah polusi udara yang terus memburuk. Penggunaan masker bisa mencegah masyarakat terpapar penyakit yang berhubungan dengan pernapasan. 

    Namun, mengingat polusi udara terdiri partikel mikro yang sangat kecil, tidak semua masker bisa efektif menyaring polusi. Menkes menyebut, masker yang ampuh menghalau partikel polusi masuk ke paru-paru hanya masker berstandar medis. 

    “Maskernya harus KF94 atau KN95 karena memiliki kerekatan untuk menahan partikel mikro 2,5. Karena itu yang bahaya bisa masuk paru, dia masuk ke pembuluh darah saking kecilnya,” papar Budi Gunadi, dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/8/2023). 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia juga menekankan penggunaan masker terutama bagi balita. Sebab, merekalah yang paling rentan terkena penyakit terkait pernapasan yang dipicu oleh polusi udara. 

    Lebih lanjut, Menkes mengungkap bahwa polusi udara membuat BPJS Kesehatan harus menghabiskan dana sedikitnya Rp10 triliun untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh polusi. Adapun enam penyakit utama yang berkaitan dengan polusi adalah pnemumonia atau infeksi paru, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, kanker paru, tuberkulosis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

    Yang mengkhawatirkan, sepanjang 2023 Kementerian Kesehatan melihat ada tren kenaikan beban BPJS untuk penyakit terkait pernapasan, terutama ISPA, asma dan pneumonia. Menurut Menkes, untuk tiga penyakit itu saja total biaya pengobatannya mencapai Rp8 triliun.



    Artikel Selanjutnya


    Mengerikan! Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.