Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mau Ubah Nasib? Riset Bilang Bertemanlah dengan Orang Kaya
    Inspiring You

    Mau Ubah Nasib? Riset Bilang Bertemanlah dengan Orang Kaya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Agustus 2023Updated:23 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pepatah bijak mengatakan bahwa kita sebaiknya tidak memilih-milih teman. Maksudnya, bertemanlah tanpa pandang latar belakang seseorang. Namun, menurut sebuah studi, jika Anda ingin mengubah nasib menjadi lebih baik, bertemanlah dengan orang kaya. 

    Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature menemukan bahwa hubungan pertemanan bisa menawarkan jalan keluar bagi seseorang untuk terlepas dari jerat kemiskinan. Penelitian yang dipimpin oleh ekonom Harvard, Raj Chetty, itu menganalisis pertemanan Facebook dari 72 juta orang, berjumlah 84 persen orang dewasa AS berusia 25 hingga 44 tahun. Chetty mengukur keterhubungan ekonomi suatu wilayah tertentu, yang berarti di sebuah wilayah terdapat interaksi di antara orang-orang dari status sosial ekonomi yang berbeda.

    Para peneliti menemukan bahwa jika anak-anak miskin tumbuh di lingkungan yang 70 persen temannya adalah orang kaya – tingkat persahabatan yang umum terjadi pada anak-anak berpenghasilan tinggi – hal ini akan meningkatkan pendapatan masa depan mereka rata-rata sebesar 20 persen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Gaya Blusukan Bill Gates di Wilayah Kumuh (Ist Facebook via DetikInet)

    Persahabatan lintas kelas ini, yang oleh para peneliti disebut sebagai keterhubungan ekonomi, memiliki dampak yang lebih kuat dibandingkan kualitas sekolah, struktur keluarga, ketersediaan lapangan kerja, atau komposisi ras suatu komunitas.

    “Keterhubungan ekonomi itu memengaruhi segalanya, mulai dari membentuk aspirasi dan norma dan karier hingga memberikan informasi berharga tentang sekolah dan perguruan tinggi, serta menyediakan koneksi ke magang dan peluang kerja,” ungkap peneliti, dikutip dari Fortune.

    Namun, perlu dicatat, keterhubungan ekonomi hanyalah salah satu ukuran modal sosial yang dipelajari para peneliti. Sebab, ada faktor-faktor lain yang juga memengaruhi tingkat pendapatan seseorang.

    Menariknya, meskipun anak-anak miskin yang berteman dengan anak kaya bisa mendapat prospek pekerjaan yang lebih baik di masa depan, tapi para peneliti menemukan bahwa hal itu cukup jarang terjadi.

    Anak-anak dari keluarga paling miskin hanya memiliki 2% teman yang berasal dari kelompok pendapatan teratas. Sementara itu, untuk orang-orang dengan distribusi pendapatan 10% teratas, 34% teman mereka juga berasal dari kelas ekonomi yang sama.

    Peneliti menyebut fenomena ini sebagai bias pertemanan yang didefinisikan sebagai kecenderungan orang-orang dengan sosial ekonomi yang sama untuk saling berteman.

    (haa/haa)


    Ide Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.