Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penyakit Ini Bikin Penderita Lapar Terus, Tapi Badan Kurus
    Inspiring You

    Penyakit Ini Bikin Penderita Lapar Terus, Tapi Badan Kurus

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Agustus 2023Updated:22 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu belakangan ini, kondisi Panji Petualang menjadi sorotan warganet karena tubuh yang terlihat semakin kurus.

    Dalam video yang diunggah Dedi Mulyadi melalui YouTube, Panji mengaku bahwa sejak lima bulan lalu ia mengidap diabetes dengan kadar gula darah 200 hingga 300 mg. Salah satu dampak akibat diabetes tersebut adalah tubuh semakin kurus.

    Lantas, mengapa penderita diabetes bisa dengan cepat berubah menjadi kurus?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Aru Ariadno, mengungkapkan bahwa gangguan insulin yang dialami penderita diabetes dapat menyebabkan tubuh menjadi kurus. Sebab, insulin yang tidak berfungsi secara normal dapat menghalangi gula untuk masuk ke dalam sel tubuh.

    Tanpa insulin yang cukup, tubuh tidak dapat menggunakan glukosa untuk energi. Kurangnya penggunaan energi ini menyebabkan penderita diabetes mudah merasa lapar. 

    dr. Aru mengatakan, seluruh sel tubuh, termasuk di otot, organ-organ dalam, hingga otak membutuhkan gula atau glukosa sebagai bahan bakar tubuh. Bagi manusia, glukosa diperoleh melalui makanan yang dikonsumsi. Makanan tersebut akan diubah menjadi glukosa, masuk ke dalam sel untuk menjadi energi, dan cadangan berupa lemak.

    “Agar gula dapat berfungsi sebagai bahan bakar, diperlukan insulin untuk memasukkan gula ke dalam sel. Ibarat insulin akan membuka pintu sel agar gula bisa masuk ke dalam sel,” jelas dr. Aru kepada CNBC Indonesia, Senin (21/8/2023).

    “Bila seseorang menderita diabetes maka akan terjadi gangguan di insulin, baik insulin tidak terbentuk atau terjadi resistensi insulin di mana insulin tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, gula tidak bisa masuk ke dalam sel,” imbuhnya.

    dr. Aru menjelaskan, jika glukosa yang diperlukan sebagai energi tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh akan melakukan langkah alternatif untuk membentuk energi, yakni dengan mengubah lemak menjadi gula.

    “Tubuh akan melakukan tindakan untuk membongkar cadangan energinya, yaitu lemak. Lemak akan diubah menjadi gula, tetapi karena insulinnya terganggu akibatnya gula darah makin tinggi karena tidak bisa masuk ke dalam sel,” kata dr. Aru.

    “Akibat lain adalah tubuh menjadi kurus karena pemecahan lemak. Ini yang menyebabkan penderita diabetes menjadi kurus,” tegasnya.

    Melansir dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes adalah penyakit kronis yang mengakibatkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin (diabetes tipe 1) dan saat tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif (diabetes tipe 2). Sebagai informasi, Insulin adalah hormon yang berperan untuk mengatur glukosa darah di dalam tubuh.


    Artikel Selanjutnya


    Awas! Tidur Siang yang Seperti Ini Bisa Bikin Cepat Gemuk

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.