Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Polusi di Rumah Bisa Lebih Buruk Dibanding di Jalan
    Inspiring You

    Alasan Polusi di Rumah Bisa Lebih Buruk Dibanding di Jalan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman15 Agustus 2023Updated:15 Agustus 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kualitas udara di Jabodetabek yang semakin memburuk dan masuk kategori ‘tidak sehat’ membuat sebagian besar orang memutuskan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

    Namun, Co-Founder Nafas Indonesia, Piotr Jakubowski, mengungkapkan bahwa tingkat polusi udara di dalam ruangan, seperti rumah, dan gedung kantor setara dengan di luar ruangan, bahkan bisa lebih buruk. Ia mengatakan, pemicu utama hal tersebut adalah asap rokok yang ada di dalam ruangan.

    “Sumber polusi terbesar di dalam ruangan adalah asap rokok. Jadi, tempat yang memperbolehkan rokok di dalam ruangan itu polusi udaranya akan berkali-kali lipat lebih parah daripada luar ruangan,” ujar Piotr kepada CNBC Indonesia, Selasa (15/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
    Dokter melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2023). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    “Salah satu studi kami di salah satu bar Jakarta menunjukkan bahwa tingkat polusi di dalamnya mencapai 300 kali lipat di atas panduan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Itu adalah angka yang bombastis,” lanjutnya.

    Selain itu, Piotr menyebutkan bahwa berdasarkan data Nafas Indonesia, hampir 100 persen polusi udara dari luar ruangan dapat masuk ke dalam ruangan. Umumnya, hal tersebut terjadi di sekolah, rumah, sekolah, hingga tempat olahraga dalam ruangan.

    “Penembusan polusi udara dari luar ke dalam [ruangan] bisa hampir 100 persen. Artinya, polusi udara di dalam ruangan sama buruknya dengan yang di luar,” tegas Piotr.

    Guna mengatasi masalah tersebut, Piotr menyarankan masyarakat untuk menggunakan alat penjernih udara, seperti air purifier. Ia mengatakan, air purifier dapat mengeliminasi polutan yang masuk ke dalam ruangan melalui jendela atau ventilasi yang terbuka.

    “Untuk bisa mengeliminasi polusi udara yang ada di dalam ruangan adalah tidak membuka jendela kalau kualitas udara sedang buruk. Kalau buka jendela, polusi bisa mudah masuk,” kata Piotr.

    “Selain itu, pasang penjernih udara. Air purifier adalah strategi di dalam ruangan yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas udara agar lebih sehat,” imbuhnya.

    Selain asap rokok dan udara dari luar ruangan, Piotr juga menjelaskan bahwa kompor gas untuk memasak juga dapat menjadi pemicu pencemaran udara di dalam ruangan, meskipun tidak sebesar asap rokok dan udara dari luar.

    Oleh sebab itu, Piotr mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa nilai kualitas udara di lingkungan sekitar melalui aplikasi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, hal tersebut harus dilakukan sebelum membuka jendela atau ventilasi.

    “Polusi udara adalah hal yang fluktuatif. Jadi, penting untuk rutin memeriksa nilai kualitas udara, seperti melalui aplikasi Nafas sebelum beraktivitas. Ketahui data kualitas udara di luar ruangan dan pakai masker N95. Itu adalah sesuatu yang sangat penting untuk menjaga kesehatan,” kata Piotr.



    Artikel Selanjutnya


    4 Jenis Penyakit Jantung Ini Bisa Muncul Gegara Polusi Udara

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.