Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan Tuna Jepang Harganya Selangit, Bisa Tembus Miliaran!
    Inspiring You

    Alasan Tuna Jepang Harganya Selangit, Bisa Tembus Miliaran!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Agustus 2023Updated:1 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ikan tuna merupakan salah satu bahan masakan utama di Jepang. Ikan laut ini sering dijadikan bahan untuk membuat sushi dan sashimi.

    Siapa sangka, pada 2013, tuna seberat 489 pound (221 kg) dijual dengan harga US$ 1,8 juta atau tembus sekitar Rp22 miliar (menggunakan rata-rata kurs dolar AS pada 2013 Rp12.189/US$). Tapi Anda bisa membeli sekaleng ikan tuna di toko kelontong dengan harga di bawah tak sampai Rp50 ribu. Jadi, apa bedanya?

    Alasannya karena itu bukan ikan yang sama, menurut laporan Business Insider. Tuna kalengan biasanya berasal dari jenis albacore, sejenis ikan sarden.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Ikan Tuna (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
    Kiyomura Co’s President Kiyoshi Kimura (C), who runs a chain of sushi restaurants Sushi Zanmai, cuts a 278kg bluefin tuna, priced with a 333,600,000 yen bid at the Toyosu fish market’s first tuna auction this year, at his sushi restaurant in Tokyo, Japan, January 5, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Ikan tuna kalengan umumnya berukuran kecil, tumbuh cepat, dan berlimpah. Dan tentu saja beratnya tidak sampai 221 kg.

    Hanya ada satu jenis tuna di dunia yang tumbuh sebesar itu, yakni tuna sirip biru. Tuna sirip biru mungkin adalah ikan paling mahal dan paling berharga di dunia saat ini.

    Seorang koki bernama Derek Wilcox dari restoran Jepang Shoji, New York, mengatakan bahwa ada beberapa jenis tuna yang berbeda, tetapi tuna sirip biru adalah yang paling sering ditemui di restoran sushi kelas atas. 

    “Hanya tuna sirip biru yang memiliki marbling yang kuat dan memiliki keseimbangan rasa tertentu,” kata Wilcox.

    Selain kandungan lemaknya yang tinggi, alasan lain ikan tuna sirip biru lebih mahal di Jepang adalah karena harus menempuh perjalanan lebih jauh, dan melalui proses yang agak panjang sebelum dihidangkan.

    Tidak hanya itu, ikan juga ditangani lebih baik di Jepang daripada di AS. Jadi kerusakan lebih sedikit dan pemotongan lebih presisi. Semua ikan kelas atas dilelang di Jepang. Ikan yang banyak dicari ditangkap di tempat yang lebih baik, dan ditangani dengan baik. Otomatis harganya bisa jauh lebih mahal.



    Artikel Selanjutnya


    5 Tips Menabung Ala Orang Jepang, Dijamin Duit Cepet Kumpul!

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.