Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Albert Einsten Pernah Bikin Blunder Terbesar, Ini Ceritanya
    Inspiring You

    Albert Einsten Pernah Bikin Blunder Terbesar, Ini Ceritanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Juni 2023Updated:22 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Fisikawan asal Jerman, Albert Einstein, mengaku pernah membuat ‘blunder’ terbesar. Menurut Einstein, kesalahan yang dimaksud berawal ketika menyebutkan bahwa alam semesta akan tetap ‘diam’ atau tidak berkembang.

    Pada 1915, Einstein mengemukakan teori relativitas umum yang merupakan pengembangan dari teori relativitas khusus. Melansir dari IFL Science, teori ini menjadi kerangka teori gravitasi yang menyeluruh dan menjelaskan keseluruhan alam semesta.

    “Namun, dalam perumusan gravitasi yang Einstein rancang untuk alam semesta kita (Bima Sakti), terdapat suatu masalah menurutnya,” tulis laporan IFL Science, dikutip Kamis (22/6/2023).

    “Pada saat itu, Einstein dan sebagian besar ilmuwan percaya bahwa alam semesta bersifat statis, yakni tidak akan berubah, setidaknya dalam skala yang besar. Mereka meyakini bahwa Bima Sakti akan selalu seperti yang kita lihat sekarang dan tidak akan mengalami perubahan apa pun,” lanjut laporan tersebut.

    Disebutkan, hukum relativitas umum Einstein membuat prediksi penting tentang alam semesta. Alam semesta harus berubah, bisa mengembang atau menyusut dan tidak ada yang bisa menahannya. Einstein kemudian menambahkan parameter ekstra ke persamaan, yakni konstanta kosmologis.

    Konstanta kosmologis adalah kerapatan energi dari ruang, atau energi vakum, yang muncul dalam persamaan medan Albert Einstein dalam teori relativitas umum. Teori ini sempat ditentang oleh banyak ilmuwan.

    Dalam dua dekade, bukti bahwa alam semesta berkembang dari para ilmuwan semakin banyak bermunculan. Sejak saat itu, Einstein memilih untuk meninggalkan gagasan konstanta kosmologisnya dan menyebutkan bahwa hal itu sebagai ‘blunder terbesar’.

    Namun, pada 1998, para astronom menemukan bahwa perluasan alam semesta semakin cepat dan ilmuwan mulai mempertimbangkan kembali teori konstanta kosmologis Einstein. Meskipun sepakat tidak 100% bisa disetujui, ini menunjukkan bahwa teori Einstein mungkin bukanlah sebuah kesalahan terbesarnya, melainkan jalan untuk kembali berpikir ulang soal rahasia alam semesta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    (Sumber: CNBC.com )


    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.