Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Pelatih Thailand Buka Suara, Komentari Ribut dengan Timnas RI
    Inspiring You

    Pelatih Thailand Buka Suara, Komentari Ribut dengan Timnas RI

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman17 Mei 2023Updated:18 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pelatih Timnas Thailand U-22 Issara Sritaro buka-bukaan terkait kekalahan timnya dalam laga final SEA Games 2023 melawan Timnas Indonesia U-22.

    Dalam pertandingan tersebut, Tim Garuda Muda berhasil membekuk Tim Gajah Perang Muda 5-2 lewat babak perpanjangan waktu setelah secara dramatis bermain imbang 2-2 dalam 90 menit. Indonesia pun berhak menyabet medali emas, sementara Thailand harus puas dengan medali perak.

    Terkait kekalahan tersebut, Issara mengakui tim asuhannya tidak bermain cukup baik. Dia pun tak ragu meminta maaf kepada para fans Thailand.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada semua penggemar dan pendukung sepak bola bahwa kami tidak mencapai tujuan kami. Anak-anak berjuang dengan baik, bagus sekali kita bisa kembali. Tapi kami tidak bisa melakukan yang terbaik dan banyak faktor yang datang sehingga kami harus mengakui bahwa situasi saat itu kami juga tidak melakukannya dengan baik,” katanya, seperti dikutip dari Thairath, Rabu (17/5/2023).

    Menurutnya, banyak hal yang tidak menguntungkan timnya. Dia pun bertekad untuk menjadikan kekalahan tersebut sebagai pelajaran penting baginya dan timnya.

    “Kami pikir kami bisa kembali, tetapi kami mendapat kartu merah lagi, membuat para pemain berkurang. Sebelumnya kami sudah tertinggal 2-0 dan kami menghabiskan cukup banyak energi dan kami bisa menyamakan kedudukan. Ketika kami sampai pada batasnya, kami sedikit mudah dijangkau. Kami harus menerimanya.”

    Dia juga mengomentari keributan yang terjadi di lapangan. Menurutnya, hal tersebut merupakan akumulasi emosi dari permainan yang keras. Issara menekankan pihaknya berusaha untuk tetap mengendalikan diri.

    “Setelah pertandingan kami tidak punya masalah. Mungkin ada bentrokan, tapi saat permainan selesai, selesai,” tuturnya.

    “Sekarang saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya harap semua orang pulih dan kembali ke klub dan mungkin berbicara dengan banyak orang sebagai pelajaran dan biarkan para pemain muda memikirkan situasi yang terjadi. Anda harus bisa mengendalikan diri, tidak peduli bagaimana situasi berubah. Jika kamu tidak bisa mengendalikannya, itu akan menjadi seperti ini,” ujarnya.

    Dalam pertandingan tersebut, Issara mengakui timnya sangat kesulitan setelah mendapatkan 3 kartu merah untuk pemainnya di lapangan. Kalah jumlah pemain, Thailand makin sulit mengembangkan permainan.


    Artikel Selanjutnya


    Piala AFF 2022: 10 Pemain Thailand Tahan Imbang Indonesia 1-1

    (luc/luc)


    Mind your business True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.