Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Terungkap Alasan Raja Charles Memiliki Semua Angsa di Inggris
    Inspiring You

    Terungkap Alasan Raja Charles Memiliki Semua Angsa di Inggris

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Mei 2023Updated:12 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Raja Charless III baru saja dinobatkan sebagai pemimpin kerajaan Inggris. Usai kepergian mendiang Ratu Elizabeth II pada 2022 lalu, Raja Charles mendapat sejumlah warisan. Sebagai bagian dari pengalihan kekuasaan, Raja Charless III mewarisi sejumlah kepemilikan seperti tanah, harta kekayaan, hingga sejumlah angsa negara.

    Secara teknis, pemimpin Kerajaan Inggris tidak secara otomatis memiliki semua angsa di negara tersebut. Namun, berdasarkan hukum di Inggris, semua angsa putih tanpa tanda kepemilikan di Inggris dan Wales adalah milik Kerajaan.

    “Raja memiliki hak untuk mengklaim setiap angsa yang berenang di perairan terbuka, tanpa tanda, jika dia menginginkannya,” kata David Barber, yang bekerja untuk Ratu Elizabeth selama sekitar 30 tahun sebagai penanda angsa, seperti dikutip dari Reuters.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepemilikan angsa sudah ada sejak abad pertengahan, ketika unggas tersebut dianggap sebagai makanan lezat.

    “Angsa kemudian menjadi sumber makanan yang sangat penting dan disajikan di jamuan makan dan pesta, benar-benar untuk orang kaya,” lanjutnya.

    Pada awal abad ke-15 M, memelihara angsa menjadi simbol status bagi aristokrasi. Banyak bangsawan memelihara unggas tersebut untuk memamerkan ketenaran dan kekayaan mereka. Saat ini, tradisi memelihara angsa hampir tidak ada hubungannya dengan jamuan makan besar.

    “Seiring berjalannya waktu, banyak orang memiliki angsa. Mahkota kerajaan memberi hak kepada raja/ratu hak untuk memilikinya. Dan mereka juga punya burung cygnet muda yang dipelihara dan digemukkan untuk pesta Natal. Tentu saja, angsa tidak lagi dimakan pada masa kini, mereka dipelihara untuk konservasi dan pendidikan,” kata Barber.

    Meski angsa tak lagi menjadi hidangan lezat di Istana, Kerajaan Inggris tetap menjalankan tradisi menghitung jumlah angsa yang mereka pelihara. Tradisi tahunan di musim panas ini sudah dilakukan selama 800 tahun. Ada tiga tim yang bertugas menangkap angsa jenis Cygnus olor, yang disebut lebih pendiam dibandingkan angsa lainnya.

    Ketiga tim menyisir Sungai Thames untuk mencari dan menangkap kawanan angsa liar, yang kemudian dilabeli lalu dilepasliarkan kembali. Tradisi ini dimulai sejak abad ke-12. Saat itu keluarga Kerajaan Inggris disebut memiliki hak untuk memelihara seluruh flora dan fauna yang berhabitat di tanahnya.


    Artikel Selanjutnya


    Batu Suci Dibawa ke London untuk Penobatan Raja Charles III

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.