Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Carlo Saba Meninggal Karena Jantung? Perhatikan Gejala Ini..
    Inspiring You

    Carlo Saba Meninggal Karena Jantung? Perhatikan Gejala Ini..

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 April 2023Updated:20 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu vokalis Kahitna, Carlo Saba, meninggal dunia tadi malam Rabu (19/4/2023) sekitar pukul 21.00 WIB. Hal ini dikonfirmasi pihak manajemennya Hedi Yunus.

    Carlo menghembuskan napas terakhirnya di usia 54 tahun. Sebelumnya ia sempat dirawat di rumah sakit dan dikabarkan kolaps pasca manggung di sebuah acara. Serangan jantung diduga sebagai alasan yang merenggut nyawanya.

    Dari musibah ini, kita dapat menarik pelajaran, dan mengantisipasi resiko serangan jantung terjadi di sekitar kita. Melansir dari detikHealth, mengutip dari Mayo Clinic, serangan jantung terjadi saat aliran darah ke jantung berkurang atau tersumbat. Penyumbatan ini umumnya dipicu penumpukan lemak, kolesterol, hingga zat lain di dalam arteri jantung.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Endapan berlemak dan mengandung kolesterol disebut plak. Proses penumpukan plak disebut aterosklerosis. Terkadang, plak bisa pecah dan membentuk gumpalan yang menghalangi aliran darah. Kurangnya aliran darah dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung.

    Serangan jantung juga disebut infark miokard. Jika itu terjadi, pasien memerlukan perawatan sesegera mungkin demi menghindari risiko fatal atau kematian.

    Bagaimana gejalanya?

    Gejala yang dirasakan dapar berbentuk gejala ringan hingga gejala berat. Bahkan, ada beberapa orang yang tidak merasakan sama sekali gejala sebelum mengalami serangan jantung.

    Namun, mengutip detikHealth, ada beberapa ciri-ciri keluhan umum serangan jantung yang paling sering dilaporkan, yakni:

    – Nyeri dada yang mungkin terasa seperti tertekan, sesak, nyeri, diremas atau nyeri

    – Nyeri atau rasa tidak nyaman yang menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, gigi atau terkadang perut bagian atas

    – Keringat dingin

    – Kelelahan

    – Mulas atau gangguan pencernaan

    – Sakit kepala ringan atau pusing tiba-tiba

    – Mual

    – Sesak napas

    Sementara itu, bagi perempuan mungkin dapat memiliki gejala atipikal seperti nyeri singkat atau tajam yang terasa di leher, lengan, atau punggung. Adapun sinyal pertama yang biasanya menjadi tanda serangan jantung adalah serangan jantung mendadak. Beberapa serangan jantung menyerang secara tiba-tiba. Namun ada juga orang yang memiliki tanda dan gejala peringatan berjam-jam, berhari-hari atau berminggu-minggu sebelumnya.



    Artikel Selanjutnya


    Kolesterol Tinggi Bisa Turun Tanpa Obat, Pakai 8 Cara Ini Ya

    (pgr/pgr)


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.