Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Ungkap Rata-rata Usia Pernikahan sebelum Perceraian
    Inspiring You

    Studi Ungkap Rata-rata Usia Pernikahan sebelum Perceraian

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 April 2023Updated:13 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Hubungan rumah tangga yang bahagia dan langgeng seumur hidup adalah keinginan semua orang. Namun, kemungkinan terburuk dalam pernikahan, salah satunya perceraian adalah hal yang mungkin tidak bisa dihindari. Terlebih bila dalam perjalanan rumah tangga ada sejumlah masalah serius.

    Dilansir dari Psychology Today, data dari biro sensus di AS menunjukkan bahwa rata-rata lama pernikahan pertama untuk pasangan yang bercerai adalah delapan tahun. Angka tersebut seakan menjadi bukti bahwa tujuh tahun pernikahan adalah tantangan terbesar bagi pasangan rumah tangga.

    Pertanyaannya, mengapa rata-rata usia pernikahan sebelum perceraian adalah delapan tahun?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut sejumlah penelitian, sepuluh tahun pertama pernikahan adalah masa-masa krisis bagi pasangan rumah tangga. Sebab, dalam tujuh tahun pertama, pernikahan masih berada di masa-masa stabil. Namun, memasuki dua hingga tiga tahun selanjutnya, mulai terjadi kegelisahan serta transisi sebelum tahap berikutnya.

    Dalam beberapa tahun pertama pernikahan, seseorang akan membangun kehidupan dengan aturan dan rutinitas baru bersama ‘orang lain’ sehingga diperlukan stabilitas.

    Biasanya, orang-orang dituntut untuk berkompromi dengan rutinitas dan konflik baru yang terkesan sepele, seperti siapa yang bertugas membuang sampah, seberapa sering pasangan diizinkan pulang ke rumah orang tua, hingga masalah seks.

    Memasuki tahun kelima hingga kedelapan tahun, salah satu atau kedua pihak pasangan mulai merasakan kegelisahan, seperti merasa bahwa aturan dan rutinitas dalam rumah tangga tidak cocok, mulai menemukan perbedaan prinsip, hingga merasa kurang terpenuhi satu sama lain.

    Bila suatu pasangan tidak berhasil menjalin komunikasi yang baik atas masalah-masalah tersebut, pernikahan akan mulai memasuki tahap tantangan terbesar, yakni sering bertengkar, mulai mengasingkan diri, hingga akhirnya bercerai.

    Selain rutinitas dan aturan rumah tangga yang tidak cocok, ada beberapa hal yang menjadi fokus utama selama sepuluh tahun awal pernikahan. Fokus-fokus itu tidak menutup kemungkinan bisa memicu perceraian, seperti pekerjaan dan karier, penuaan, rencana jangka panjang, berproses untuk berdamai dengan trauma masa kecil, memperbaiki hubungan dengan orang tua, hingga terkait hubungan intim dengan pasangan.



    Artikel Selanjutnya


    Studi: Wanita Bisa Bedakan Pria Jomblo & Menikah dari Baunya

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.