Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tak Hanya Manusia, Hewan dan Tumbuhan Juga Puasa
    Inspiring You

    Tak Hanya Manusia, Hewan dan Tumbuhan Juga Puasa

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 April 2023Updated:7 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id –Selama ini setiap mendengar kata puasa, acap kali kita mengarahkan pada ibadah wajib yang dijalankan umat muslim setiap tahunnya. Tapi tahukah kamu bahwa yang menjalani puasa bukan hanya manusia?

    Dalam versi manusia, puasa diartikan sebagaiberibadah kepada Allah SWT dengan menahan diri dari makan, minum, perbuatan buruk, dan pembatalpuasalainnya, dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

    Dasar untuk menjalankan ibadah puasa sendiri terletak pada Ayat suci Al-Qur’an surat Al-Baqarah 183 yang dalam terjemahan Bahasa Indonesia berbunyi


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

    Puasa bukan hanya dikenal oleh manusia melalui ajaran agama atau kepercayaan, tetapi juga sebagai mekanisme pertahanan diri atau perkembangan tubuh oleh makhluk hidup lainnya, termasuk hewan dan tumbuhan.

    Salah satu bentuk puasa pada hewan adalah melalui proses hibernasi, di mana hewan-hewan seperti beruang, kura-kura, lemur, dan katak kayu menahan diri dari makan dan minum selama musim dingin untuk bertahan pada cuaca ekstrem.

    Tujuan hibernasi yaitu untuk menghemat energi, terutama selama musim dingin saat terjadi kelangkaan makanan, membakar cadangan energi, lemak tubuh, dengan perlahan.

    Hibernasi dapat terjadi selama beberapa hari atau pekan, tergantung dari spesies, suhu sekitar, dan waktu.

    Tumbuhan juga memiliki mekanisme berpuasa yang disebut dormansi, di mana biji tidak selalu tumbuh alami dan membutuhkan lingkungan yang tepat untuk mulai berkecambah.

    Selama dormansi, metabolisme diperlambat dan biji mengandalkan cadangan pada keping biji/kotiledon.

    Belajar dari tumbuhan dan hewan yang berpuasa, manusia juga perlu mempersiapkan asupan nutrisi yang cukup dan berimbang sebelum berpuasa.

    Pemilihan karbohidrat kompleks sebagai makronutrien pertama yang dipecah menjadi energi sangat penting untuk diperhatikan, terutama pada waktu sahur.

    Makanan dengan karbohidrat kompleks seperti ubi, kentang, singkong, dan pisang disarankan dikonsumsi pada saat sahur karena akan lebih lambat diurai di dalam tubuh, sehingga kita tidak cepat lemas setelah waktu makan terakhir kali.

    Selain sebagai sumber energi, makanan berkarbohidrat kompleks juga mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh.



    Artikel Selanjutnya


    Was-was GERD Ganggu Puasa, Ini Tips Biar Tetap Aman!

    (mae/mae)


    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.