Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Korea Selatan Mau Uji Sampel Limbah untuk Lacak COVID-19
    Inspiring You

    Korea Selatan Mau Uji Sampel Limbah untuk Lacak COVID-19

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 April 2023Updated:6 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan ini, Korea Selatan akan memulai pengujian air limbah yang diproduksi oleh kota-kota besar untuk melacak penyebaran COVID-19 dan mengidentifikasi gelombang virus mematikan tersebut di masa depan.

    Pejabat di Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan bahwa pengawasan air limbah berpotensi menjadi metode yang lebih murah dan lebih berkelanjutan dalam merespons pandemi negara tersebut.

    Mengutip AP News, mereka menyebut bahwa pengujian air itu juga dapat meningkatkan deteksi wabah lain, seperti influenza, norovirus, atau bakteri yang resistan terhadap obat. Menurut rencana, petugas kesehatan akan melakukan tes pada sampel limbah yang dikumpulkan dari 64 fasilitas air limbah nasional setidaknya seminggu sekali dan secara teratur merilis analisis hasil tes di situsnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Uji coba ini menurut KDCA menunjukkan bahwa tingkat patogen yang ditemukan dalam sampel limbah sebagian besar sejalan dengan tren infeksi di daerah tersebut. Temuan ini menegaskan efektivitas pengujian air limbah yang berasal dari keran, toilet, dan bak mandi. Tes serupa juga telah diadopsi di Amerika Serikat.

    Direktur penelitian epidemiologi KDCA, Lee Sang-won mengatakan pengawasan air limbah dapat membantu Korea transisi menuju era pemantauan virus yang lebih terjangkau.

    Sistem Korea Selatan saat ini masih melacak setiap kasus COVID-19 dari laporan tes positif di rumah sakit, sebuah pendekatan yang digambarkan Lee sebagai hal yang mahal dan melelahkan. Dia mengatakan pejabat kesehatan sedang mempertimbangkan untuk beralih ke pengawasan berbasis sampel, seperti yang mereka lakukan dengan pemantauan influenza, di mana hanya sejumlah rumah sakit yang ditunjuk untuk mendaftarkan kasus mereka.

    “Kelebihan lainnya adalah kami dapat memantau berbagai patogen selain Covid-19.”



    Artikel Selanjutnya


    Terungkap! 10 Sisi Kelam Kehidupan di Korea Selatan

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.