Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Hukum Mimpi Basah saat Siang Hari Ramadan, Batal Tidak?
    Inspiring You

    Hukum Mimpi Basah saat Siang Hari Ramadan, Batal Tidak?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Maret 2023Updated:25 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mimpi basah merupakan kondisi saat seseorang mengalami orgasme tanpa disengaja saat tidur. Mimpi basah juga bisa terjadi ketika seseorang mengalami mimpi yang bersifat erotis. Pada remaja yang sedang beranjak dewasa, mimpi basah merupakan tanda pubertas.

    Saat mimpi basah, seseorang mengeluarkan air mani. Keluarnya air mani merupakan salah satu perkara yang membatalkan puasa, baik karena onani atau bermesraan dengan pasangan meski tidak berhubungan badan.

    Lalu, bagaimana jika air mani keluar saat mimpi basah di siang hari bulan Ramadan? Apakah puasanya batal?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para ulama sepakat bahwa mimpi basah bukan sesuatu yang bisa membuat puasa seseorang batal. Sebab, hal itu terjadi di luar kuasa manusia.

    “Ini juga berdasarkan pada hadis nabi bahwa mimpi basah itu yang sampai keluar air mani tidak membatalkan puasa,” kata Ustaz yang juga menjabat sebagai Sekretaris PCNU Bandung, Wahyul Afif Al-Ghafiqi.

    Allah tidak memberikan aturan atau hukum Islam terhadap orang yang sedang tidur. Sebab saat tidur akal manusia beristirahat dan tidak menjalankan fungsinya sebagaimana saat dia bangun atau sadar. Mimpi basah terjadi saat seseorang tidur nyenyak.

    “Orang yang tidur sama dengan orang yang hilang akal, mereka dikecualikan dari semua aturan dan hukum Islam,” kata dia.

    Oleh karena itu mimpi basah yang dialami seseorang baik wanita maupun pria yang telah masuk usia dewasa tidak akan membatalkan puasa. Hanya saja orang tersebut tetap harus mandi besar atau junub untuk membersihkan hadas besar yang menempel di dirinya. Setelah mandi, ia bisa melanjutkan puasa dan ibadah lainnya seperti biasa.


    Artikel Selanjutnya


    Tips & Waktu Olahraga Terbaik saat Puasa Ramadan, Catat Ya!

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.