Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bener Nggak Sih Stres Bisa Memicu Stroke? Ini Kata Dokter…
    Inspiring You

    Bener Nggak Sih Stres Bisa Memicu Stroke? Ini Kata Dokter…

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 Maret 2023Updated:14 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Stroke adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Stroke merupakan kondisi ketika pasokan darah ke otak mengalami pengurangan dan gangguan akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

    Stroke dapat menyerang semua kalangan usia, termasuk generasi muda. Adapun faktor risiko utamanya, yakni hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, penyakit jantung, pengentalan darah, kurang gerak, hingga obesitas.

    Sebagian besar orang percaya bahwa stres berlebih bisa meningkatkan risiko serangan stroke. Lantas, benarkah anggapan tersebut?

    Dokter spesialis bedah Saraf Eka Hospital BSD dan Kepala Departemen Bedah Saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Setyo Widi Nugroho mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kaitan secara langsung antara stres dan risiko stroke.

    “Namun, pada beberapa orang stres bisa meningkatkan tekanan darah. Kalau tekanan naik dan enggak terkontrol bisa saja [terkena stroke], tapi kalau tekanan darah tidak naik, ya, enggak akan stroke juga,” jelas dr. Setyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/3/2023).

    Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Setyo mengatakan bahwa kesehatan otak penting untuk dijaga agar terhindar dari stres guna menghindari sejumlah risiko kesehatan lainnya. Berikut cara menjaga kesehatan otak.

    1. Kontrol Tekanan Darah


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satu pemicu terjadinya risiko stroke adalah tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah yang tinggi dapat memicu pembuluh darah di otak pecah. Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk mengelola stres guna menghindari peningkatan tekanan darah.

    “Dijaga tekanan darahnya. Kalau tekanan darah tinggi, sarafnya jadi buruk. Itu yang bisa bikin stroke,” jelas dr. Setyo.

    2. Menjaga Gula Darah

    Menurut American Diabetes Association, orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar terkena stroke. Sebab, kadar gula di dalam darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah.

    Bila pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terganggu sehingga risiko stroke semakin tinggi.

    “Diabetes itu buruk sekali untuk otak dan pembuluh darah,” tegas dr. Setyo.

    3. Periksa Kadar Kolesterol

    Sebuah studi yang dipublikasikan AHA Journal pada 2019 mengungkapkan bahwa kadar kolesterol total dan LDL yang tinggi berkaitan erat dengan peningkatan risiko stroke iskemik.

    Setyo mengatakan, kadar kolesterol tinggi atau hiperlipidemia dapat memperburuk kinerja otak. Maka dari itu, salah satu cara untuk menghindari risiko bahaya kolesterol adalah rutin melakukan pengecekan kadar kolesterol, baik di klinik, rumah sakit, atau secara mandiri di rumah.

    “Hiperlipidemia itu bikin plak pada saraf dan enggak bagus,” sebut dr Setyo.


    Artikel Selanjutnya


    Jangan Diabaikan! Ini 3 Kebiasaan Buruk Pemicu Stroke

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Kamu Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.