Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»3 Cara Keren Hadapi Orang yang Suka Pamer Kekayaan
    Inspiring You

    3 Cara Keren Hadapi Orang yang Suka Pamer Kekayaan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman2 Maret 2023Updated:2 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pamer harta, atau flexing, nampaknya makin menjamur di era sosial media. Seolah ingin membuat orang lain terkesan, banyak orang memamerkan harta mulai dari mobil sport, tas dari brand ternama, hingga liburan mewah di luar negeri. 

    Nampaknya memang ada ‘pasar’ tersendiri untuk konten bertema flexing di sosial media. Buktinya, konten-konten seperti itu masih terus-menerus diproduksi meski sudah ada banyak kasus di mana flexing berakhir menjadi bencana, sebut saja Indra Kenz dan Mario Dandy.

    Nah, kalau dalam kehidupan nyata Anda bertemu orang yang suka pamer, lakukan cara cerdas berikut untuk menghadapinya:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Jangan Terpancing 

    Saat mereka membahas harta kekayaan, jangan sampai Anda malah terpancing ikut membahas kekayaan juga. Sebab, jika Anda melakukan hal ini dengan tujuan untuk membalasnya, maka mereka akan menganggap jika Anda adalah sosok yang iri, ikut-ikutan, dan tidak mau kalah. 

    2. Tunjukkan ketidaktertarikan

    Jangan berikan tanggapan apapun saat Anda berbicara dengan orang yang terus-terusan memamerkan kesuksesan atau pencapaiannya. Ini merupakan cara untuk menunjukkan bahwa Anda sama sekali tidak terkesan dan tidak tertarik dengan apapun yang mereka pamerkan. Jika Anda konsisten melakukan ini, si tukang pamer perlahan akan menyadari bahwa Anda bukan ‘target’ mereka. 

    3. Batasi percakapan

    Jika si tukang pamer adalah rekan kerja, batasi percakapan dengan mereka hanya untuk membahas pekerjaan. Di luar itu, sebisa mungkin hindari terlibat percakapan dengan mereka karena besar kemungkinan Anda hanya akan terjebak dalam pembahasan seputar hal materil yang ingin mereka pamerkan. 

    (hsy/hsy)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.