Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Batas Usia Legal Seks di Jepang Naik, Alasannya Bikin Takut!
    Inspiring You

    Batas Usia Legal Seks di Jepang Naik, Alasannya Bikin Takut!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 Februari 2023Updated:26 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jepang akhirnya menaikkan usia legal melakukan hubungan seks di negaranya. Dari yang sebelumnya 13 tahun menjadi 16 tahun.

    Batas usia itu sudah seabad tak pernah diubah. Lantas apa yang mendasari keputusan Jepang?

    Pemicunya adalah kasus permekosaan yang marak terjadi di negeri sushi tersebut. Salah satunya dilakukan seorang ayah kepada putrinya pada 2019 lalu. Sang ayah sempat dibebaskan dari hukum, padahal berulang kali memperkosa putrinya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan TheGuardian dikutip Sabtu (25/2/2023), cabang pengadilan distrik Nagoya membebaskan si ayah, dengan mengatakan tidak ada bukti pasti bahwa putrinya tidak dapat melawan, meskipun putrinya mengaku tidak menyetujui hubungan seks tersebut.

    Meski begitu, belakangan pengadilan yang lebih tinggi kemudian membatalkan keputusan tersebut dan menghukum pria itu 10 tahun penjara.

    Selain itu, jumlah pelanggaran seks di Jepang telah melonjak tajam, dengan kasus pemaksaan hubungan seksual naik 19,3 persen menjadi 1.656 pada 2022, menurut data pemerintah. Jumlah kasus kekerasan seksual yang melibatkan kekerasan atau ancaman juga naik 9,9 persen menjadi 4.708 kasus.

    Petisi online menuntut kenaikan usia legal seks

    Pada 2020, muncul petisi online yang mendesak kenaikan usia legal berbunyi kekhawatiran predator seks pada anak di bawah umur.

    “Bayangkan saat Anda berusia 13 tahun. Bagaimana jika anak Anda berusia 13 tahun? Pikirkan saudara laki-laki dan perempuan Anda yang berusia 13 tahun. Bisakah anak berusia 13 tahun memutuskan iya atau tidak untuk aktivitas seksual?” demikian bunyi petisi tersebut.

    Usia legal diartikan sebagai konsep seseorang sudah memiliki pemahaman yang cukup untuk menentukan konsen, termasuk dalam aktivitas seksual. Polemiknya, banyak pihak tidak setuju anak 13 tahun sudah cukup umur memahami konteks semacam itu.

    Maka dari itu, Kementerian Hukum di Jepang merombak perundang-undangan usia legal dengan maksud usia anak di bawah umur bisa terlindungi. Perubahan usia legal ini juga ditujukan agar tidak ada lagi kekerasan atau intimidasi sewenang-wenang pada mereka yang melakukan seks dengan anak di bawah umur berdalih ‘konsen’.

    Di sisi lain, rancangan perubahan usia legal juga memperluas definisi soal kejahatan seks.

    Pelaku nantinya tidak bisa lagi membuat korban bak berada di situasi serba sulit. Sulit untuk melawan secara fisik dan/atau psikologis terkait penyerangan seksual.

    (tib)


    Ide Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.