Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Februari 2023Updated:24 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebagian besar orang percaya bahwa mandi saat malam hari bisa menyebabkan rematik. Anggapan tersebut pun tak jarang membuat orang-orang yang baru selesai beraktivitas seharian dilema, padahal mandi malam dinilai bisa memberikan kesegaran tubuh.

    Rematik adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sistem imun menyerang persendian, tulang, otot, dan organ tubuh. Dilansir dari Mayo Clinic, penyakit ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami nyeri intens di otot dan persendian, terutama di pergelangan tangan atau kaki.

    Bila tidak segera ditangani, rematik dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh lainnya, seperti paru-paru, jantung, sistem saraf, ginjal, kulit, dan mata.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas, benarkah anggapan mandi saat malam hari bisa menyebabkan rematik?

    Dokter spesialis reumatologi, dr. Andi Raga Ginting mengatakan bahwa klaim tersebut adalah mitos.

    “Tidak ada studi penelitian yang mendukung atau membuktikan hal tersebut,” ujar dr. Andi, dikutip dari Fact Check AFP, Jumat (23/2/2023).

    “Mandi malam tidak akan menyebabkan penyakit rematik. Namun, mandi malam menggunakan air dingin bisa menimbulkan rasa nyeri bagi seseorang yang sudah mengidap rematik atau masalah pada persendian,” lanjutnya.

    Andi menjelaskan, kombinasi suhu yang lebih dingin di malam hari dan air dingin akan menyebabkan kapsul sendi menyusut sehingga menyebabkan tekanan pada sendi dan rasa tidak nyaman.

    Dengan demikian, mandi malam tidak memicu seseorang mengidap rematik. Selain sistem imun yang menyerang sel sehat, penyakit rematik disebabkan oleh beberapa faktor eksternal, seperti polusi, rokok, atau hal lain yang bisa menimbulkan infeksi.

    Alih-alih menyebabkan rematik, mandi malam sebenarnya memiliki sejumlah manfaat. Menurut penelitian, mandi di malam hari dapat meningkatkan waktu dan kualitas istirahat seseorang, terutama bila menggunakan air hangat.

    Dilansir dari Sleep Foundation, beberapa jam sebelum tidur, suhu inti tubuh manusia akan menurun secara alami, sedangkan suhu kulit tangan dan kaki meningkat. Para ilmuwan berhipotesis bahwa mandi dengan air hangat membantu proses pengaturan suhu alami sehingga meningkatkan kualitas tidur.

    Sementara itu, beberapa penelitian juga menemukan bahwa mandi dengan air dingin bisa membuat tidur lebih nyenyak selama tiga jam pertama. Namun, penelitian lain justru menemukan, mandi air dingin saat malam hari dapat membuat suhu tubuh menurun dan memengaruhi kualitas tidur.

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.